LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebak, Adi Rifani langsung menjalin silaturahmi dan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lebak. Diketahui Adi Rifani baru dilantik sebagai irang nomor satu di Korp Adhyaksa Lebak pada 5 Mei 2026 di Kejati Banten.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah awal memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung penegakan hukum serta pembangunan daerah.
“Ya, agenda pertama saya bertugas di Lebak menjalin silaturahmi dengan forkopimda mulai dari Bupati Lebak, DPRD Lebak, Kapolres Lebak, Dandim, hingga para ulama dan tokoh masyarakat,” kata Kajari Lebak Adu Firmani, Sabtu 9 Mei 2026.
Menurutnta, sinergi dan komunikasi yang baik antara kejaksaan dengan seluruh unsur Forkopimda menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas keamanan dan kepastian hukum di tengah masyarakat.
“Koordinasi yang solid antara kejaksaan dan kepolisian memiliki peran strategis dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, terpadu, dan berkeadilan. Melalui koordinasi yang baik dan solid, diharapkan tercipta stabilitas keamanan serta kepastian hukum,” katanya.
Selain membangun komunikasi dengan aparat penegak hukum, Kajari Lebak juga menilai harmonisasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak sangat penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
Menurutnya, kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung program pembangunan daerah melalui pendampingan dan pengawasan sesuai aturan yang berlaku.
“Harmonisasi dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah sangat penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Kejaksaan siap mendukung pembangunan daerah sesuai tugas dan kewenangan,” katanya.
Dengan terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan berbagai program pembangunan maupun penegakan hukum di Kabupaten Lebak dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Diketahui Adi Firmani dilantik menjadi Kajari Lebak pada 5 Mei 2026 di Kejaksaan Yinggi Banten.
Editor: Bayu Mulyana











