SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Serang menilai Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, memiliki kepedulian tinggi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Serang.
Penilaian tersebut bukan tanpa alasan, pada momentum 1 tahun kepemimpinan Zakiyah-Najib, ada banyak sekali kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Pemkab Serang yang berpihak pada guru danpeningkatana sarana dan prasaranan pendidikan.
Ketua FKDT Kabupaten Serang, Hasanudin, mengatakan pada satu tahun kepemimpinan Zakiyah-Najib, banyak kebijakan yang sudah dilaksanakan yang memberi angin segar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Serang khususnya bagi lembaga pendidikan keagamaan.
“Zakiyah-Najib memiliki komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah dengan menimaikan insentif guru madrasah dari sebesar Rp200 ribu menjadi Rp300 ribu per bulan,” katanya, Kamis 28 Mei 2026.
Hasanudin menilai, hal tersebut menjadi bukti bahwa Bupati Ratu Zakiyah memiliki kepedulian untuk peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Serang.
Bahkan, pada tahun ini, Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2020 tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) diterapkan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026.
“Syahadah Diniyah menjadi syarat masuk MTs ataupun SMP. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi kisah Madrasah Diniyah yang ijazahnya masih tertumpuk di lemari, yang ijazahnya belum diambil oleh orang tua wali muridnya, karena pihak SMP ataupun MTs tidak menjadikan prasyarat itu,” katanya.
Penerapan aturan tersebut bahkan memberikan dampak yang sangat positif bagi lembaga pendidikan Madrasah Diniyah karena meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pendidikan di madrasah.
“Dampaknya luar biasa, saya mendapatkan laporan dari guru madrasah di berbagai kecamatan, semakin banyak orang tua yang mendaftarkan anaknya ke madrasah Diniyah,” ujarnya.
Lalu, lanjut Hasanudin, Pemkab Serang juga memiliki komitmen untuk melakukan perbaikan terhadap sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Serang.
Bahkan, ditengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi anggaran, Zakiyah-Najib mengupayakan berbagai program baik dari pemerintah pusat ataupun dari CSR perusahaan agar bisa melakukan perbaikan-perbaikan pada sarana dan prasaranan pendidikan.
“Dengan berbagai macam kolaborasi tersebut sehingga Madrasah banyak yang mengalami perkembangan dari segi sarana dan prasarana. Dibuktikan dengan bantuan-bantuan baik dari BAZNAS, Pemkab Serang, baik melalui CSR dan sebagainya,” ujarnya.
Dengan banyaknya terobosan yang dilakukan oleh Zakiyah-Najib, menumbuhkan rasa bangga pada diri guru-guru madrasah karena memiliki pemimpin yang peduli terhadap mereka.
“Ini luar biasa, Zakiyah-Najib sangat berpihak pada dunia pendidikan, khusunya pendidikan keagamaan. Kami sebagai guru bangga merasa bangga,” ujarnya.
Editor: Bayu Mulyana











