KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, mengajak generasi muda menjadikan Pancasila sebagai dasar berpikir dan pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
Ajakan tersebut disampaikan Pilar saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Balai Kota Tangerang Selatan, Senin, 1 Juni 2026.
Menurut Pilar, peringatan Hari Lahir Pancasila harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran generasi muda terhadap ideologi bangsa di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Ia menilai generasi milenial dan generasi Z memiliki peran strategis dalam melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.
“Generasi muda harus mampu meneruskan cita-cita para pendiri bangsa dengan landasan ideologi Pancasila,” ujar Pilar.
Pilar menegaskan bahwa Pancasila merupakan jati diri bangsa Indonesia yang membedakan Indonesia dari berbagai ideologi lain yang berkembang di dunia, seperti liberalisme, kapitalisme, maupun komunisme.
Karena itu, setiap kemajuan di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, dan pembangunan nasional harus tetap berpijak pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Menurutnya, semangat gotong royong, kemanusiaan, persatuan, serta keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam membangun masyarakat dan negara.
“Pancasila harus menjadi dasar berpikir generasi saat ini, mulai dari membangun diri sendiri, keluarga, masyarakat hingga negara,” katanya.
Pilar juga menyoroti peran media digital dan media sosial yang kini menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Ia menilai perkembangan teknologi tersebut harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat pendidikan Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan.
Dengan strategi komunikasi yang tepat, kata Pilar, pemahaman mengenai Pancasila dapat disampaikan secara lebih luas, efektif, dan relevan dengan karakter generasi muda saat ini.
“Dengan adanya media digital dan media sosial, pendidikan Pancasila seharusnya bisa lebih dimasifkan lagi kepada anak-anak dan generasi muda kita,” tuturnya.
Pilar berharap generasi muda tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pengamalan nilai Pancasila menjadi kunci penting dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menghadapi berbagai tantangan global di era digital.
Editor: Mastur Huda











