CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Citangkil Cilegon terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi sebagai upaya meningkatkan kualitas riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendorong peningkatan mutu akademik di lingkungan kampus.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor pada Jumat, 29 Mei 2026. Melalui kolaborasi ini, kedua institusi berkomitmen mengembangkan berbagai program akademik yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Ketua STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon, Ahmad Munji, mengatakan kolaborasi antarkampus menjadi strategi penting dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Menurutnya, kerja sama tersebut membuka ruang pertukaran gagasan, penguatan kapasitas dosen, hingga peningkatan kualitas penelitian.
“Kami sangat bersyukur dan bangga dapat membangun sinergi dengan FAI UIKA Bogor. Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi STIT Al-Khairiyah untuk terus meningkatkan mutu, klasterisasi penelitian dosen, serta memperluas jangkauan program pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Radar Banten, Sabtu, 6 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup berbagai program strategis, mulai dari publikasi ilmiah bersama, penelitian kolaboratif, hingga program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan secara terintegrasi.
Melalui sinergi tersebut, STIT Al-Khairiyah berharap dapat meningkatkan produktivitas akademik sekaligus memperluas kontribusi kampus terhadap pembangunan masyarakat.
Ahmad Munji menegaskan, penguatan jejaring akademik menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di era pendidikan tinggi saat ini. Karena itu, pihaknya akan terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai institusi guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan lulusan.
Sementara itu, Dekan FAI UIKA Bogor, Imas Kania Rahman, menyambut baik terjalinnya kemitraan tersebut. Ia menilai kolaborasi antarkampus harus diwujudkan melalui program-program konkret yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pengembangan jurnal ilmiah, penelitian bersama, serta kegiatan pengabdian masyarakat lintas daerah menjadi beberapa agenda yang berpotensi dikembangkan melalui kerja sama tersebut.
“Dengan demikian, kemitraan yang terjalin tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan secara luas,” katanya.
Ke depan, kedua institusi berencana menyusun program kerja prioritas sebagai tindak lanjut dari kolaborasi yang telah dibangun guna memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Editor: Mastur Huda











