SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang akan meluncurkan program Kelas Sadar Sampah sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Program edukasi ini ditargetkan mulai berjalan sebelum penetapan Anggaran Perubahan 2026.
Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, mengatakan Kelas Sadar Sampah disiapkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya memilah sampah sekaligus memanfaatkannya sebagai sumber daya bernilai ekonomi.
“Mudah-mudahan sebelum (anggaran) perubahan sudah bisa dimulai,” kata Farach, Minggu 5 Juli 2026.
Menurutnya, program ini akan melibatkan berbagai unsur masyarakat agar materi yang diberikan dapat diterapkan dan disebarluaskan di lingkungan masing-masing.
Peserta Kelas Sadar Sampah nantinya terdiri dari perwakilan pengelola bank sampah, pengurus RT dan RW, serta organisasi kemasyarakatan (ormas).
Farach menjelaskan, materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga teknik memilah sampah organik dan anorganik dengan benar.
Ia menegaskan bahwa perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan sampah di Kota Serang.
“Kita akan mengajarkan bagaimana sampah jika dipilah dapat menjadi sumber daya, baik organik maupun anorganik,” ujarnya.
Selain aspek lingkungan, peserta juga akan dibekali pemahaman mengenai potensi ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik. Sampah yang dipilah dapat didaur ulang atau disalurkan ke bank sampah sehingga memiliki nilai jual dan menambah pendapatan masyarakat.
Farach berharap Kelas Sadar Sampah dapat melahirkan agen-agen perubahan di tengah masyarakat yang mampu mengedukasi warga lainnya, sehingga budaya memilah dan mengelola sampah semakin berkembang di Kota Serang.
Editor: Mastur Huda











