SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Usai membeli 10 unit truk sampah pada tahun ini, Pemkot Serang berencana akan membeli kembali 20 unit truk sampah lagi pada tahun 2027.
Penambahan unit armada truk sampah itu untuk menggantikan kendaraan lama yang sudah tidak layak beroperasi.
“Insya Allah tahun depan akan kami tambah lagi 20 unit truk. Banyak armada lama yang usianya sudah tua, mengalami kerusakan, bahkan ada yang kondisinya sudah bolong-bolong sehingga sering dikeluhkan masyarakat,” kata Wali Kota Serang, Budi Rustandi, Selasa, 9 Juni 2026.
Ia memastikan seluruh jajaran Pemkot Serang akan bekerja maksimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan di seluruh wilayah Kota Serang.
Meski demikian, Budi menilai keberhasilan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah. Dukungan dan kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai yang kerap menjadi penyebab terjadinya penyumbatan aliran air dan banjir.
“Kami mohon dukungan masyarakat. Jangan membuang sampah ke sungai. Pemerintah sudah menyediakan sarana, termasuk cator untuk membantu pengangkutan sampah dari lingkungan warga,” ujarnya.
Budi mengaku telah menginstruksikan para lurah untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Menurutnya, edukasi perlu terus dilakukan agar kebiasaan membuang sampah ke sungai dapat dihilangkan secara bertahap.
“Kami akan terus mengingatkan masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai, agar tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai. Karena kejadian kemarin sudah sangat jelas, setelah dibersihkan ternyata kembali dipenuhi sampah,” katanya.
Ia berharap perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah dapat berjalan seiring dengan peningkatan fasilitas yang disediakan pemerintah.
“Kalau sarana sudah kita siapkan, maka pola kebiasaan masyarakat juga harus berubah. Ini yang terus kita dorong agar Kota Serang semakin bersih dan nyaman,” katanya.
Editor: Agus Priwandono










