SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memperkuat armada pengangkutan sampah dengan menambah 10 unit truk sampah yang dibeli menggunakan APBD 2026 senilai Rp 7,5 miliar.
Sebelumnya, Pemkot Serang hanya memiliki 33 armada truk sampah. Dengan penambahan tersebut, Pemkot kini memiliki 43 unit armada truk sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi mengatakan, pengadaan armada baru tersebut merupakan bagian dari program peremajaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah yang selama ini terus dilakukan pemerintah daerah.
Menurutnya, penambahan armada diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengangkutan sampah dari lingkungan masyarakat menuju tempat pembuangan akhir.
“Pengelolaan sampah di Kota Serang dilakukan melalui pengadaan truk sampah dan cator. Ini bentuk konsistensi kami dalam melakukan peremajaan sarana dan prasarana, sehingga harapan masyarakat untuk mendapatkan layanan pengelolaan sampah yang lebih baik dapat terwujud,” katanya, Senin, 8 Juni 2026.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, pembelian 10 unit truk sampah tersebut menjadi awal dari komitmen Pemkot Serang dalam menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Budi mengungkapkan, selama bertahun-tahun Kota Serang tidak pernah melakukan penambahan armada pengangkut sampah dalam jumlah signifikan.
Karena itu, pengadaan armada baru menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan kebersihan.
“Alhamdulillah sekarang kita bisa membeli 10 unit truk sampah. Truk ini sudah sesuai dengan persyaratan dari Kementerian Lingkungan Hidup, dilapisi fiber sehingga tidak menimbulkan kebocoran air sampah, tahan karat, dan dilengkapi sistem hidrolik,” ujarnya.
Menurut Budi, pengadaan armada baru tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Serang yang lebih bersih dan tertata.
“Ini menunjukkan bahwa komitmen kami dalam menyelesaikan persoalan sampah sangat serius. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Serang yang bersih,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











