SERANG – Anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga sejak dini. Memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, akan menentukan masa depan bangsa. Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Anak Nasional, PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (PT SGPJB) melaksanakan kegiatan seremonial program kesehatan SEGA KEBUL (Sehatkan Keluarga, Kenyangkan Ibu Hamil dan Balita) di Balai Desa Terate pada Kamis (30/07).
Program SEGA KEBUL ini juga merupakan salah satu program utama dalam pilar kesehatan Program Desa Harapan PT SGPJB. Program ini merupakan bagian dari strategi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT SGPJB yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Ring-1 melalui program berbasis kebutuhan, kolaboratif, terukur, dan berkelanjutan.
Program SEGA KEBUL mendukung agenda pemerintah dalam percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan peran Posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat. Mengusung slogan “Emake Waras, Bocahe Jangkung, Banten Sehat!”, program ini menjadi bentuk komitmen PT SGPJB sekaligus kolaborasi bersama pemangku kepentingan terkait (stakeholders) untuk mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di wilayah Desa Terate, salah satu Desa Ring-1 PLTU Jawa 7.

Program SEGA KEBUL berfokus pada peningkatan status gizi ibu hamil dan balita, pencegahan stunting, penguatan layanan Posyandu, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan keluarga.
Program SEGA KEBUL terdiri dari kegiatan-kegiatan intervensi kesehatan dan gizi ibu hamil dan balita, diantaranya Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk 14 balita stunting selama 90 hari, PMT untuk 19 balita gizi kurang selama 56 hari, PMT untuk 66 ibu hamil melalui kegiatan Posyandu, konseling dan pendampingan keluarga oleh tenaga kesehatan Puskesmas, pemeriksaan dan konsultasi tumbuh kembang oleh Dokter Spesialis Anak bagi balita sasaran program, serta bantuan peralatan Posyandu. Program ini akan diimplementasikan selama tiga bulan terhitung mulai bulan Agustus 2026 hingga bulan Oktober 2026.
Berkolaborasi dengan Puskesmas Kramatwatu, selama program berjalan akan dilakukan pemantauan dan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas implementasi program.

Mewakili Manajemen PT SGPJB, Bambang Supriyatno selaku Asisten Direktur General Affairs memaparkan bahwa PT SGPJB berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang selaras dengan program dan rencana pemerintah serta berperan aktif memberikan dampak positif secara langsung untuk keberlanjutan pembangunan masyarakat, diantaranya di bidang kesehatan. “Ini merupakan komitmen kami dalam melaksanakan program-program TJSL untuk masyarakat, kami ingin pastikan bahwa pemenuhan gizi bagi anak-anak dapat tertangani secara terukur. Program ini akan terus dilakukan, sehingga Desa Terate dapat Zero Stunting, ” ujarnya.
Kepala UPT Puskesmas Kramatwatu, drg Irni Oktaviani mengatakan bahwa program SEGA KEBUL yang digagas oleh PT SGPJB sangat membantu masyarakat dan pemerintah daerah. Sebab keberhasilan penurunan angka stunting membutuhkan aksi bersama yang melibatkan sinergi seluruh pihak termasuk badan usaha. “Program penurunan stunting ini selaras dengan prioritas pemerintah, sehingga program TJSL yang dijalankan PT SGPJB sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Terate, Tati Sukmawati menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT SGPJB untuk Desa Terate sekaligus menitipkan harapan keberlanjutan program Desa Harapan. “Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam program ini. Terima kasih kepada PT SGPJB sampai saat ini masih konsisten berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat kami,” pungkasnya.











