KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali melakukan pengerukan Sungai Ciputat sebagai upaya mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman yang berada di sepanjang aliran sungai. Pengerukan tahap awal difokuskan di kawasan Pondok Hijau.
Koordinator Pemeliharaan Alat Berat dan Saluran Air Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sungai Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel, Jupri, mengatakan pengerukan dilakukan untuk mengangkat sedimentasi yang selama ini mengurangi kapasitas sungai dan menghambat aliran air.
Menurutnya, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin Sungai Ciputat yang membentang dari kawasan Pengasinan hingga Bendung Ciputat.
“Normalisasi melalui pengerukan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tampung sungai sehingga aliran air menjadi lebih lancar. Dengan begitu, potensi luapan yang menyebabkan genangan di kawasan sekitar dapat ditekan,” ujar Jupri, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, tahap awal pengerukan diprioritaskan di bagian hulu, tepatnya di kawasan Pondok Hijau. Setelah itu, pekerjaan akan dilanjutkan ke bagian hilir di wilayah Perumahan Ciputat Baru.
Menurut Jupri, sejumlah wilayah yang diharapkan merasakan manfaat dari pengerukan tersebut antara lain Pondok Hijau, Inhutani, kawasan Flyover Ciputat, Cipayung, hingga Kompleks Perumahan Narada yang selama ini kerap terdampak saat debit air meningkat.
Ia menambahkan, sedimentasi yang terus menumpuk menjadi salah satu penyebab berkurangnya daya tampung Sungai Ciputat. Karena itu, pengerukan dilakukan secara berkala agar fungsi sungai sebagai saluran drainase utama tetap optimal, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Editor: Aas Arbi











