SERANG – Warga Kampung Peranan, Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang sudah empat bulan terakhir harus rela mandi dan memenuhi kebutuhan keseharian harus mengambil air di irigasi yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Hal ini diungkapkan oleh Husaeni (47), warga RT 10 RW 03 Kampung Peranan kepada wartawan, Kamis (9/10/2014). ia mengakui harus rela bersama warga lainnya mandi dan mengambil air minum di tempat yang tak layak untuk warga.
“Ini sudah hampir 4 bulan, sejak bulan puasa saja, kami harus mandi di irigasi pinggir jalan,” ungkap Husaini sambil membawa gayung usai membuang air besar.
Lanjut Husaeni, warga melakukanya karena kondisi sumur yang berada dirumahnya mengalami kekeringan, dan ini dilakukan hampir tiap musim kemarau tiba, “ya kami memenuhi kebutuhan buat mandi, minum, nyuci, sampai dengan masak. Hingga saat ini kami belum dapat perhatian dari pemerintah,” kata Husain.
Hal yang sama dilakukan oleh Rokiyah (50), warga lainnya, ditemui wartawan diirigasi tempat dimana ia mencuci pakaian sekaligus mengambil air. “Kami sudah lama nyuci disini. Ya buat masak dan minum, ga ada lagi geh, udah lama, soalnya ga ada air bersih,” katanya. (Fauzan Dardiri)









