LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Wacana peningkatan kesejahteraan guru melalui usulan kenaikan gaji hingga Rp5 juta per bulan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD Kabupaten Lebak dan kalangan organisasi profesi guru.
Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Lebak, Asep Nuh, menyatakan pihaknya mendukung penuh langkah DPR RI yang memperjuangkan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. Menurutnya, guru merupakan ujung tombak dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas sehingga layak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.
“Kami sangat mendukung perjuangan DPR RI untuk meningkatkan kesejahteraan guru, termasuk guru honorer. Selama ini masih banyak guru yang mengabdi dengan penghasilan yang belum sebanding dengan tanggung jawab yang mereka emban,” ujar Asep Nuh, Minggu 28 Juni 2026.
Ia mengatakan, kesejahteraan guru harus menjadi prioritas karena akan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan. Dengan penghasilan yang lebih layak, guru diharapkan dapat lebih fokus menjalankan tugas mendidik generasi penerus bangsa.
Menurutnya, apabila kebijakan tersebut dapat direalisasikan, maka akan menjadi angin segar bagi ribuan guru, khususnya guru honorer yang selama ini masih menerima penghasilan relatif rendah.
Terpisah, Ketua Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Kabupaten Lebak, Edi Cahya Purnama Alam, menyambut baik komitmen DPRD Lebak dalam mendukung peningkatan gaji guru yang tengah diperjuangkan di tingkat pusat.
Menurut Edi, peningkatan kesejahteraan merupakan harapan seluruh guru, terutama guru honorer yang selama bertahun-tahun mengabdikan diri meski dengan keterbatasan penghasilan.
“Jika benar nantinya terealisasi, tentu akan menjadi kabar baik bagi para guru. Kesejahteraan guru harus terus diperhatikan karena mereka memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan mencerdaskan generasi bangsa,” katanya.
Meski demikian, Edi berharap peningkatan kesejahteraan tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kebijakan pemerintah yang berpihak kepada guru.
Ia juga berharap perhatian pemerintah tidak hanya diberikan kepada guru yang berstatus aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga kepada guru honorer yang selama ini turut berkontribusi besar dalam dunia pendidikan.
Editor: Mastur Huda










