SERANG – Dalam rangka memeriahkan dan mensukseskan pagelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2015 di Banten, Pemerintah Provinsi Banten melibatkan seniman Banten menggelar festival teater di Staiudn Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Minggu (15/11/2015).
Menurut Mahdi, Ketua Pelaksana festival Teater Banten, dalam kegiatan ini akan menampilkan teater yang berasal dari 16 komunitas teater di Banten. Delapan komunitas berasal dari komunitas teater tradisional. “Sisanya merupakan teater kontemporer. Teater tradisonal mewakili delapan kabupaten/kota se-Banten,” ungkap Mahdi.
Dia mengaku, secara tematik Festival Teater Banten ini memiliki keragaman, namun memiliki satu pesan yang sama yaitu menyampaikan pertunjukan yang layak dan dikemas seindah mungkin. “Kami akan menampilkan proporsi yang layak bagi para penonton dan pesan yang akan disampaikan kepada penonton beragam pula,” katanya.
Terkait dengan pesan yang ingin disampaikan, Mahdi mengatakan, semua jenis kesenian unik, namun untuk teater kali ini mampu menghipnotis penonton untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi Banten. “Misalnya Teater Water Cay.
Teater ini akan menyampaikan kepada penonton bahwa imbas kemarau yang panjang mengakibatkan sebagian masyarakat menderita. Oleh karena itu, melalui pementasan, Teater Water Cay ingin mengajak masyarakat untuk menjaga sumber air dan hemat dalam pengunaannya,” imbuhnya. (stb/rbc)








