SERANG – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Toyalis, mengatakan penyebab gizi buruk di Kecamatan Serang dikarenakan balita kurang menerima asupan gizi dari orang tua balita.
“Kasus gizi buruk memang bisa terjadi di mana saja. Tidak terkecuali di Wilayah Kecamatan Serang. Untuk kasus (Kecamatan Serang-red) itu murni disebabkan kurangnya asupan gizi, karena memang balita asal-asalan saat diberikan makan,” ungkap Toyalis kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler, Senin (16/11/2015).
Toyalis menjelaskan, pihaknya sudah melakukan intervensi dengan kasus yang di Kecamatan Serang. Namun karena kemampuan anggaran, Dinkes hanya memberi bantuan kurang lebih selama tiga bulan. Misalnya seperti memberikan makanan yang bergizi.
“Dibutuhkan peran serta dari pihak lain untuk bersama-sama membantu. Sesuai program dan kemampuan anggaran, kami hanya membantu memberikan makanan bergizi dan itu dilakukan selama tiga bulan saja,” jelas Toyalis.
Lebih lanjut Toyalis mengatakan, penyebab lain terjadinya gizi buruk di Kota Serang adalah kondisi perekonomian dan pola salah asuh. Untuk penyebab lainnya, Dinkes masih mencoba melakukan kajian lebih mendalam. (Fauzan Dardiri)








