
BANDUNG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten menyatakan mendukung Rosan P Roeslani untuk menjadi Ketua Umum Kadin pada Musyawarah Nasional (Munas) VII Kadin yang diselenggarakan di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, 22-25 November 2015.
Hal ini dinyatakan Ketua Umum Kadin Banten H Mulyadi Jayabaya, di sela-sela penyelenggaraan Munas, Selasa (24/11) malam. Pada proses pemilihan yang diselenggarakan malam ini, Rosan P Roeslani akan bersaing dengan Rachmat Gobel (Mantan menteri perdagangan) untuk memperebutkan 30 suara dari asosiasi pengusaha dan 102 suara dari Kadin Provinsi seluruh Indonesia.
Alasan Mulyadi Jayabaya mendukung Rosan adalah kedekatan visi dan misi yang berfokus pada membangkitkan usaha kecil dan menengah. “Pak Rosan juga berasal dari pengusaha yang memulai dari bawah,” katanya.
Mulyadi Jayabaya juga merasa yakin dengan Rosan bila terpilih menjadi ketua, akan berdampak baik kepada kemajuan Kadin di daerah, termasuk juga Banten. “Banten kan banyak potensinya, ya ke depan kami berharap ketua yang kami dukung akan lebih membawa dampak yang lebih menggembirakan bagi dunia usaha di Banten,” kata Jayabaya.
Pada kesempatan itu juga Jayabaya menyatakan telah mendapatkan tugas sebagai pimpinan sidang pleno. “Ini merupakan amanah. Untuk itu, saya akan menyelesaikan tugas saya hingga tuntas,” ujar Jayabaya.
Jayabaya menyatakan proses Munas Kadin sejauh ini lancar tanpa hambatan berarti. “Setelah ini ada laporan komisi-komisi yang telah selesai bersidang. Setelah itu lalu ada penyampaian visi misi calon ketua, lalu dilanjutkan dengan pemilihan. Semoga proses itu juga berjalan lancar,” kata Jayabaya.
Jayabaya mengatakan isu besar yang sepertinya mengemuka di arena munas kali ini adalah soal keinginan untuk mengubah UU No1 tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.
“Yang pokoknya adalah agar seluruh pelaku usaha menjadi anggota Kadin, artinya mempunyai KTA Kadin,” ujarnya.***








