PATIA – Jalan Inpres-Carenang sepanjang dua kilometer yang ada di Desa Ciawi, Kecamatan Patia, rusak lagi. Hamparan batu yang dipasang tahun lalu, kini tinggal tanah karena kondisi tanah yang labil.
Kondisi ini tentu dikeluhkan warga sekitar, karena kendaraan sulit melintasi ruas jalan tersebut. “Kalau hanya pengerasan saja dan apalagi dikerjakan dengan asal-asalan tidak akan tahan lama. Sementara kami kewalahan melintasi jalan tersebut,” kata Subur, warga Desa Ciawi, Kecamatan Patia, Jumat (15/4/2016) seperti dilansir Harian Radar Banten.
Ia meminta, Pemkab Pandeglang segera melakukan kembali perbaikan jalan, tetapi tidak dilakukan asal-asalan. “Percuma jika perbaikannya dilakukan asal-asalan, karena akan ambles lagi. Saya sih berharap pada tahun ini dilakukan perbaikan dengan teknis pengecoran,” katanya.
Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Desa (Kades) Ciawi Saimi mengakui ruas Jalan Inpres-Carenang sempat dibangun. Namun, kata dia, tidak dapat bertahan lama karena kerap terendam banjir. “Kami sudah mengusulkan kembali perbaikan jalan itu. Mudah-mudahan di perubahan anggaran tahun ini ada alokasi anggarannya,” katanya. (Herman S/Radar Banten)









