SERANG – Gubernur Banten Rano Karno akan mendatangani Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam waktu dekat untuk menindaklanjuti pembentukan Banten Banten yang terkendala kasus suap. Kata Rano, OJK harus membantu mempercepat pembentukan Bank Banten karena prosedur pembentukan bank yang ditempuh PT Banten Global Development atas saran OJK.
“Selama RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah-red) masih ada Bank Banten, harus berdiri. Karena ini (amanat) perda. Kalau bank mana yang akan diakuisisi, mungkin saja bank target yang kemarin (Bank Pundi) udah laku, kita mencari bank lagi,” ujar Rano usai pertemuan tertutup dengan perwakilan OJK di ruang transit Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jumat (22/4).
Menurut Rano, saat ini proses pembentukan Bank Banten masih berlanjut hingga ada pembahasan antara akan dilanjutkan tahun ini atau tidak ada. “Kalau tidak lanjut harus dimasukkan pada RPJMD periode selanjutnya,” katanya.
Rencana kunjungan Rano ke OJK, dibenarkan Kepala Kantor Regional 1 OJK DKI Jakarta dan Banten Bambang Widjanarko. Menurutnya, OJK telah mengagendakan pertemuan dengan Gubernur untuk membicarakan persoalan tersebut. “Karena Pak Gubenrur menyinggung persoalan itu, nanti akan ada pertemuan, waktunya dalam waktu dekat ini,” ujarnya. (Bayu)









