SERANG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Dewi Indriati Rano Karno merasa miris dan sedih dengan banyaknya kasus pelecehan sekesual dan kekerasan terhadap wanita dan anak-anak di bawah umur. Menurutnya, banyak hal yang memengaruhi, antara lain masalah moralitas.
“Saya sebagai Ketua PKK Banten, menilai kekerasan yang saat ini banyak terjadi itu diakibatkan moral anak bangsa yang menurun. Saya juga mendengar kejadian pembunuhan dan kekerasan seksual yang terjadi di Tangerang. Gadis berusia belasan tahun dibunuh dengan sadis. Saya merasa marah, kesal, miris,” ungkap Dewi pada peluncuran buku War on Drugs di kantor Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Banten, Jumat (20/5).
Faktor yang mempengaruhi pelecehan sekesual, lanjut dia, faktor lingkungan. Di lingkungan keluarga, mendapatkan pendidikan nilai-nilai agama dan moral, namun saat di luar tidak dapat diketahui pergaulannya. “Kita tidak dapat mengontrol anak selama 24 jam. Jadi karakter mereka (pelaku) terbentuk dari kondisi lingkungan yang mempengaruhinya,” ungkap Dewi.
Upaya PKK menyikapi kekerasan seksual, lanjut dia, mendampingi para korban dan keluarganya supaya tidak trauma. “Minggu depan kita akan kunjungi rumah korban. Kasihan keluarganya dan tidak ada yang menyangka anaknya akan seperti itu,” kata Dewi. (Wirda)










