CILEGON – Kapolres Cilegon AKBP Raden Romdhon Natakusuma menegaskan akan melanjutkan operasi penyakit masyarakat (Pekat) hingga memasuki bulan suci Ramadan.
Demikian dikatakannya saat kegiatan saresehan bersama Kapolres Cilegon, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, pemilik tempat hiburan dan rumah makan se-Kota Cilegon dalam menyambut bulan suci ramadhan yang berlangsung di aula gedung DPRD Cilegon, Rabu (1/6/2016).
“Mereka para pemuda masih beraktivitas seperti minum minuman keras. Katanya mumpung belum masuk bulan puasa. Maka itu operasi pekat akan kita lanjutkan hingga memasuki bulan puasa,” katanya.
Dijelaskan Romdhon, saat operasi pekat yang telah dilakukannya pekan lalu, Polres Cilegon Cilegon telah berhasil mengamankan preman serta beberapa botol minuman keras, sejumlah pelaku judi dan Pekerja Seks Komersial (PSK).
“Ada 4372 botol miras, 257 liter tuak, 1682 vcd bajakan dan 55 buah petasan. Serta preman yang kita tangkap ada 35 orang mereka yang biasa suka malak dan PSK di Sumampir tiga orang, serta pelaku judi kartu remi tiga orang yang kita jaring saat operasi pekat,” katanya.
Lebih lanjut Romdhon berharap saat memasuki bulan suci Ramadan Kota Cilegon dapat melaksanakan ibadahnya dengan khusyuk tanpa adanya dampak kriminalitas serta dampak dari minuman keras serta pekerja seks komersil (PSK).
“Sebenarnya penertiban PSK itu bukan tugas kita melainkan tugasnya Pol Pp, tapi kita backup. Kita ingin menyatukan persepri dari instruksi SK Walikota terkait bulan Ramadan, ini demi kemajuan kita bersama, masyarakat Cilegon,” ujarnya. (Riko)








