CILEGON – Kepala Keamanan UPTD Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon Agus Nali mengaku kewalahan saat menjaga keamanaan pasar di waktu bulan Ramadan. Penjagaan selama 24 jam oleh petugas keamanan di seluruh area pasar seluas lebih dari lima hektare ini diakui Agus masih minim personel.
“Personel keamanan kita saat ini jumlah keseluruhannya ada 30 orang. Dibagi dua sift per 12 jam dengan jumlah dua kali sepuluh orang. Sisanya gantian masuk waktu istirahat. Sedangkan di luas pasar ini efektifnya berjumlah 45 orang dengan pembagian shif seharusnya 15 orang,” katanya, Selasa (7/6/2016).
Dijelaskan Agus, saat Ramadan ini pihaknya melakukan pengetatan dalam pengawasan sejumlah lapak dan toko yang ditinggalkan pemiliknya pada malam hari. “Apalagi waktu buka puasa dan salat tarawih keadaan pasar sepi, kita yang harus mondar-mandir ngejagain karena memang biasanya saat Ramadan marak tindak kriminal seperti pembobolan toko dan lapak,” ujarnya.
Terpisah, Kepala UPTD Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon, Mohammad Yamin mengaku sudah meminta adanya peningkatan keamanan saat Ramadan ini. Sejumlah staf telah ditugaskan agar selalu berkoordinasi dengan petugas keamanaan bila ditemui adanya suatu kejanggalan yang mengarah kepada tindak kriminal.
“Hari pertama Ramadan hingga saat ini pengunjung pasar sangat pesat. Kita juga sudah umumkan kepada warga agar lebih wasapada seperti adanya copet dan lebih berhati-hati dalam pengawasan barang bawaan,” katanya. (Riko)








