SERANG – Presiden Joko Widodo memberikan bantuan tambahan makanan untuk para ibu hamil, balita, dan anak-anak khususnya yang masih dudik di sekolah dasar agar mereka memiliki gizi baik.
Bantuan ini juga bagian dari program pemerintah dalam mengampanyekan penanganan dan menntaskan persoalan gizi buruk di Indonesia.
Sebelumnya, Presiden bersama dengan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek memberikan bantuan serupa di Pilau Nias. Acara serupa juga akan dilaksanakan pada minggu selanjutnya di Situbondo Jawa Timur dan di daerah Jawa Barat.
“Ini penting untuk masa depan anak Indonesia. Kita akan terus galakkan demi mengurangi penderita gizi buruk. Karena saat ini kita melihat Indonesia darurat gizi buruk. Jadi sejak ibu hamil kita harus persiapkan gizi yang baik untuk kehairan anaknya kelak,” kata Presiden saat kampenye kesehatan di Tempat Pelelangan Ikan Karangantu, Kota Serang, Minggu (11/9) sore.
Di tempat ini, Presiden bersama Menteri Kesehatan Nila F Moeloek memberikan 1.000 paket makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, dan seekor sapi untuk kurban yang diserahkan kepada perwakilan nelayan.
Sementara saat kunjungan ke Pandeglang, siang tadi, ia mengaku prihatin karena di Banten masih ada anak yang menderita gizi buruk.
“Meskipun ibu kota tidak jauh dari Banten, kita harus bicara apa adanya. Bahwa di Banten masih terdapat balita atau anak yang menderita gizi buruk. Ya, tadi ada beberapa anak yang sangat kurus sekali. Maka dari itu kita harus membantu dan menggalakkan kepada ibu hamil akan betapa pentingnya gizi dan sumber protein yang harus mereka mengerti,” ungkapnya. (Wirda)










