• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kesehatan

35 Ribu Anak di Banten Mengalami Stunting 

Rostinah by Rostinah
Selasa, 13 Agustus 2024 15:28
in Kesehatan

Kepala Dinkes Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti saat rakor dengan pemerintah kabupaten dan kota terkait gizi. Ia mengungkapkan, ada 35 ribu balita di Banten yang masih stunting.

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Berdasarkan hasil penimbangan yang dilakukan secara serentak pada Juni lalu, ditemukan masih ada 35 ribu anak di Provinsi Banten yang masih mengalami stunting. 

Penimbangan itu dilakukan terhadap seluruh anak balikan di Provinsi Banten yang jumlahnya sebanyak 824 ribu.

RelatedPosts

Desa Ekspor dan Desa Wisata di Banten

Tekan Stunting, Menteri Desa Yandri Dorong Pengembangan Desa Ekspor dan Wisata di Banten

Selasa, 3 November 2026 16:26
Stunting Banten

Stunting Banten Capai 20 Persen, Menteri Desa Yandri Ajak Semua Pihak Bergerak

Selasa, 3 November 2026 16:10
Tongue Tie

Bayi Sulit Menyusu Apakah Disebabkan Tongue Tie? Ini Kata Dokter Spesialis Anak Bethsaida Hospital Serang

Kamis, 22 Oktober 2026 15:05
Influenza A

Dinkes Kabupaten Serang Tidak Punya Alat Deteksi Penyakit Influenza A

Selasa, 20 Oktober 2026 18:10

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengatakan, atas instruksi Wakil Presiden RI melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah melakukan upaya pengukuran. 

“Ibaratnya ini kita memotret sesungguhnya karena seperti sensus by name by address, dari 824 anak balita yang ada di Banten. Semuanya dilakukan penimbangan,” ujar Ati saat rapat koordinasi dan evaluasi program kesehatan masyarakat dan gizi di aula kantor Dinkes Provinsi Banten,  KP3B,  Selasa, 13 Agustus 2024.

Hal itu dilakukan juga karena berdasarkan penilaian SSGI, angka prevalensi stunting di Banten justru mengalami peningkatan. Ati mengaku, hal itu tentu menjadi sebuah pertanyaan dari setiap provinsi dan kabupaten serta kota karena berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten kota ini sudah cukup luar biasa. 

Tim percepatan penurunan stunting di setiap daerah juga berupaya melakukan intervensi baik spesifik maupun sensitif yang diamanahkan melalui Perpres 72 Tahun 2021. “Capaian-capaian kita pun rata-rata sudah memenuhi standar hanya beberapa yang belum mencapai target. Tetapi kenyataannya justru banyak kabupaten kota yang mengalami peningkatan,” ungkapnya. 

Untuk itu, ia mengaku atas instruksi Wakil Presiden RI, maka dilakukanlah penimbangan serentak. Dari 824 ribu balita yang diukur dan diimbangi, hasilnya ada 267 ribu yang mengalami masalah gizi. “Ada kategori terbanyak status gizi tetap. Itu juga masalah gizi karena tidak boleh jatuh menjadi stunting kalau ini dibiarkan,” tegas Ati.

Selain itu, lanjutnya, ada juga masalah gizi lainnya yakni berat badan kurang dan gizi kurang. Berat badan kurang belum tentu mempengaruhi status gizinya. Namun, kalau gizinya kurang tentu mempengaruhi gizi dan tumbuh kembang anak tersebut.

Tak hanya itu, Ati menambahkan, masalah gizi lainnya yaitu gizi buruk dan stunting. Berdasarkan hasil penimbangan secara serentak, ada 35.405 balita yang masih mengalami stunting. “Kalau kita lihat hanya 4,3 persen anak stunting di Banten. Ini adalag data rill di lapangan,” ungkapnya. 

Ia mengaku pihaknya terus menjalankan kebijakan dengan terus berusaha, berkomitmen, dan berupaya menekan angka prevalensi stunting. “Melalui rakor ini saya meminta kabupaten dan kota untuk mempersiapkan penilaian, apa yang menjadi harapan pemerintah,  prevalensi di Banten dan Indonesia mengalami penurunan,” ujar mantan Direktur RSUD Kota Tangerang ini.

Apabila prevalensi stunting di angka 4,3 persen, pihaknya optimis terjadi penurunan jumlah angka stunting di Banten. “Dari 35 ribu itu pun yang stunting memerlukan penanganan hanya enam ribu karena stunting dikategorikan menjadi stunting gizi buruk, gizi kurang, gizi potensi lebih, gizi lebih, dan obesitas. Yang memerlukan penanganan adalah gizi buruk dan kurang,” tuturnya.

Kata dia, untuk gizi baik, potensi lebih, dan obesitas tetap diperhatikan agar tidak jatuh statusnya menjadi gizi buruk. Untuk itu, Pemprov Banten dan pemerintah kabupaten dan kota melakukan pemberian makanan tambahan bagi balita uang mengalami stunting

Editor: Abdul Rozak

Tags: Ati Pramudji HastutiBalita StuntingBantenDinas KesehatanDinkes BantenGizi Burukgizi kurangPemprov BantenStuntingstunting di Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Minat Baca Warga Lebak Masih Rendah, di Bawah Rata-rata Nasional

Next Post

Operasi Gabungan, 12 Mobil Angkutan Terjaring

Next Post
Operasi Gabungan, 12 Mobil Angkutan Terjaring

Operasi Gabungan, 12 Mobil Angkutan Terjaring

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Kamis, 5 November 2026 11:22
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Camat Sepatan Timur

Kejakasan Sidik Kasus Dugaan Korupsi BOP PKBM di Pandeglang

by Purnama Irawan
Jumat, 6 November 2026 22:22
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang resmi menaikkan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Kesetaraan di PKBM...

Camat Sepatan Timur

Camat Sepatan Timur Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

by Mulyadi
Jumat, 6 November 2026 22:12
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Camat Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang Dwi Chandra Budiman berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sinergi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.