CILEGON – Seorang korban dari dua remaja yang hilang akibat terseret ombak di Pantai Pasir Putih, Bandulu, Anyer, Kabupaten Serang pada Minggu (6/11) kemarin yakni Muhammad Ferdiansyah (16) belakangan diketahui merupakan siswa kelas 1 di SMAN 3 Taktakan. Hal itu terungkap dari perbincangan sejumlah awak media kepada tetangga korban, Senin (7/11).
“Saya juga terkejut ketika tahu Ferdi yang jadi korban. Ferdi anak tetangga saya, tinggal di lingkungan Blok B RT 7 Komplek Ciracas,” ujar Erfan di Cilegon.
Sementara itu, Khairul Ulum menuturkan, di lingkungan sekitar Muhammad Ferdi dikenal sebagai remaja yang memiliki perangai baik. Ia tak menyangka di usianya yang muda Ferdi hilang akibat terseret ombak. “Saya pertama dengar kabarnya dari grup WA (WhatsApp). Gak nyangka aja, apalagi kan anaknya emang masih sangat muda. Dia masih kelas 1 SMA di SMAN 3 Taktakan Kota Serang,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, kedua korban yang hilang terseret ombak yakni Muhammad Ferdiansyah (16) dan Dodi Saputra (14). Masing-masing merupakan warga Ciracas, Kota Serang. Kedua korban datang ke Pantai Bandulu bersama 12 orang temannya yang sama-sama berasal dari Kota Serang. “Korban bersama teman-temannya sebanyak 14 orang berangkat dari Serang jam 09.00 WIB dalam acara liburan sekolah. Mereka menggunakan tujuh sepada motor,” ucap Kapolsek Anyer AKP Dedi, kemarin.
Hingga di hari kedua ini, pencarian yang dilakukan oleh Basarnas Banten melalui arahan langsung Kepala Kantor Search and Rescue (Kakansar) Jakarta sejak pagi tadi masih berlangsung. Kedua korban masih belum ditemukan. (Riko)








