PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang pemuda bernama Andri (21) dilaporkan tenggelam dan hilang di Muara Sungai Ciliman, Kampung Nurulhuda, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu, 10 Mei 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Andri, seorang nelayan asal Kampung Kerta Basuki RT 06 RW 01, Desa Kerta, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, dikabarkan tenggelam setelah melakukan aktivitas di lokasi tersebut.
Kepala Pelaksana BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Reza Ahmad Kurniawan, melalui Sekretarisnya, Nana Mulyana, mengonfirmasi insiden tersebut dan menjelaskan bahwa Andri tenggelam ketika sedang berenang di Muara Sungai Ciliman.
“Waktu kejadian kemarin siang, korban hilang saat melakukan aktivitas bersih-bersih kapal bersama lima nelayan lainnya,” ujar Nana, Minggu, 11 Mei 2025, melalui sambungan telepon kepada RADARBANTEN.CO.ID.
Menurut penjelasan Nana, Andri dan lima nelayan lainnya—Pian, Rijal, Nurpajti, Sobar, dan Rijal—baru saja selesai merapikan tali tambang di Kapal Motor milik H. Ruswadi yang sedang sandar di tepi Muara Sungai Ciliman. Setelah merapikan kapal, Andri pertama kali melompat ke sungai, lalu naik kembali ke kapal.
“Setelah itu, Andri melompat lagi untuk kedua kalinya ke Sungai Ciliman, dan setelah lompatan kedua itu, korban tidak muncul lagi ke permukaan,” tambah Nana.
Mengetahui Andri hilang, kelima nelayan lainnya segera melakukan pencarian, namun setelah sekitar satu jam, korban belum ditemukan. Yusuf, nakhoda kapal, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
“Nakhoda kapal, Yusuf, menghubungi H. Ruswadi untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Satpolair Polres Pandeglang dan Polsek Panimbang. Pencarian dilakukan, namun korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan esok hari bersama Satpolair dan Basarnas,” ungkapnya.
Tim gabungan dari berbagai instansi kini tengah melakukan pencarian, namun hingga berita ini ditulis, korban masih belum ditemukan. BPBDPK juga telah menerjunkan tim untuk membantu proses pencarian tersebut.
“BPBDPK juga akan menerjunkan tim untuk membantu proses pencarian korban,” tutup Nana.
Editor: Merwanda











