JAKARTA-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar menegaskan, pelaksanaan tes CPNS 2014 yang
digeber akhir Juli mendatang seluruhnya menggunakan sistem computer assisted
test (CAT).
Itu artinya, seluruh instansi baik pusat dan daerah tanpa
terkecuali wajib meninggalkan sistim lembar jawab komputer (LJK).
“Siap atau tidak siap, semunya wajib pakai CAT. Ini
tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kalau menolak pakai CAT, berarti tidak bisa melaksanakan
seleksi CPNS,” tegas Azwar di Jakarta yang dilansir jpnn.com, Selasa
(10/6).
Mengenai wilayah-wilayah tertentu terutama di kawasan timur
Indonesia yang mengalami kendala dalam penyediaan infrastruktur, menurut Azwar,
pusat sudah memberikan solusinya. Yaitu menggunakan fasilitas Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
“Karena Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN)
hanya ada di 12 daerah, otomatis tidak bisa menjangkau seluruh wilayah NKRI.
Tapi itu bisa ditutupi oleh Kemendikbud,” terangnya.
Dari hasil pemetaan yang dilakukan Kemendikbud, rata-rata
daerah kabupaten/kota sudah memiliki laboratorium komputer. Fasilitas ini bisa
digunakan oleh daerah-daerah terpencil yang jauh dari Kanreg BKN atau pemda.
“KemenPAN-RB sudah menggandeng BKN dan Kemendikbud
untuk mengadakan tes kompetensi dasar (TKD). BKN menyediakan fasilitas CAT di
12 BKN Kanreg dan BKN Pusat. Sedangkan 2.304 titik lokasi untuk TKD disiapkan
Kemendikbud,” bebernya. Jadi ada 2.316 titik lokasi.
Fasilitas milik Kemendikbud dimaksud di antaranya
infrastruktur Uji Kompetensi Guru (UKG) sebanyak 2.232 laboratorium di
sekolah-sekolah. Selain itu, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) juga ikut
berpartisipasi dalam penyelenggaraan TKD dengan menyediakan 97 laboratorium.
“TKD tahun ini juga diberlakukan passing grade seperti
tahun 2013. Peserta yang lolos TKD akan Tes Kompetensi Bidang (TKB). TKB-nya
berupa tes tertulis atau psikologi lanjutan, praktek/perfomance test, serta
wawancara oleh instansi,” pungkasnya. (esy/jpnn)









