• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Hukum

Kepada Temannya, Masriya Ngaku Mengantar Ferdi Untuk Berobat

Aas Arbi by Aas Arbi
Rabu, 14 Oktober 2015 10:03
in Hukum
0
Kepada Temannya, Masriya Ngaku Mengantar Ferdi Untuk Berobat
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON – Kasus pembunuhan Ferdi Haryadi (21), remaja autis, oleh orangtua kandungnya, Masriya bin Darfi (50), memasuki babak baru. Hal itu diketahui setelah polisi mendapatkan keterangan dari Uus (48), pemilik angkot, dan Ikhsan (41), sopir angkot, yang membawa korban menuju jembatan di Desa Teneng, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, lokasi korban dibunuh dengan cara diceburkan.

Kanit IV Satreskrim Polres Cilegon Ipda Asep Iwan Kurniawan mengatakan, angkot trayek Cilegon – Merak yang diamankan pihaknya pada Minggu (11/10/2015) malam lalu sengaja disewa oleh Masriya Rp250 ribu untuk mengakhiri hidup Ferdi. “Uus ini adalah teman Masriya. Sebelum korban dibunuh, sore harinya Masriya menemui Uus di JLS (Jalan Lingkar Selatan) untuk menyater (sewa) angkotnya dengan alasan untuk mengantar tetangganya berobat ke Cinangka. Nah karena, penglihatan Uus ini tidak jelas kalau menyetir malam hari, maka ia pun mengajak temannya Ikhsan untuk nyopir,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/10/2015) sore.

Keterlibatan mobil angkot dengan nomor polisi A 1990 UP, kata dia, belakangan diketahui berdasarkan keterangan dari Firman Hariyadi (17), adik korban yang saat ini masih ditahan dengan status tersangka di Polres Cilegon. “Dari keterangan Uus dan Ikhsan, mereka mengaku bertemu Masriya di perempatan Larangan JLS. Lalu mereka berdua membawa korban dan adiknya (Firman) menuju Cinangka. Sedangkan Masriya menggunakan motor sendiri dengan membawa karung yang berisi paving blok. Malah kepada Uus pada saat itu, Masriya ini juga mengatakan kalau Firman itu tetangganya, bukan anaknya,” katanya.

Ia membeberkan, Uus dan Ikhsan juga tidak mengetahui prosesi Masriya menceburkan anaknya ke sungai, hingga akhirnya ditemukan tewas. Keduanya mengungkapkan, mereka disuruh menunggu diangkot, yang berjarak jauh dari TKP. “Mereka berdua ini tidak mengetahui eksekusinya (Ferdi), karena mereka menunggu di mobil bersama Firman. Hal ini membuktikan, bahwa pada saat itu, pelaku memang sudah merencanakan pembunuhan itu. Uus dan Ikhsan tidak kita tahan,” jelasnya. (Devi Krisna)

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

JB dan Tobari Akhirnya Berdamai

Next Post

Rhoma Irama Deklarasikan Partai Idaman Sambil Nyanyi

Next Post
Rhoma Irama Deklarasikan Partai Idaman Sambil Nyanyi

Rhoma Irama Deklarasikan Partai Idaman Sambil Nyanyi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BKN Mulai Jajaki Lokasi Baru untuk UPT BKN Serang

BKN Mulai Jajaki Lokasi Baru untuk UPT BKN Serang

by Nahrul Muhilmi
Kamis, 20 Agustus 2026 06:12
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Regional (Kanreg) III BKN Jawa Barat-Banten tengah menjajaki lokasi baru yang lebih representatif untuk Unit Pelaksana...

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu, Ini Respons Dindik Lebak

Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu, Ini Respons Dindik Lebak

by Nurabidin
Rabu, 19 Agustus 2026 19:09
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — Rencana pemerintah pusat meningkatkan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.