CILEGON – Guna mengedukasi para keluarga akan bahaya LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender), puluhan guru dan para orang tua murid SDIT Insantama di Kota Cilegon dan Kota Serang mengikuti seminar pendidikan yang bertema ‘Menangkal Arus Penyimpangan Seks Anak Sejak Usia Dini’ di aula Setda Pemkot Cilegon, Sabtu (26/3/2016).
“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan SDIT Insantama Kota Cilegon. Seminar ini membahas bahaya LGBT bagi keluarga dan masyarakat pada umumnya. Maka kami membahas tema ini agar para keluarga, khususnya para orang tua dapat menjadi pelopor bagi anggota keluarganya,” ujar Liana Fahmi, Ketua Pelaksana Seminar Pendidikan.
“Peserta ini datang dari para orang tua murid, guru-guru di Kota Cilegon dan Kota Serang. dan juga Kepala UPTD Kecamatan Jombang. Kami undang mereka, agar mereka bisa mensosialisasikan pada keluarga dan masyarakat tentang penyimpangan seks pada anak,” ujarnya.
Liana menambahkan, kegiatan ini sebagai upaya dari sekolah untuk menolak adanya penyimpangan seks seperti LGBT. “Saya mendengar di Cilegon LGBT mulai marak terjadi, maka dengan seminar ini sebagai kepedulian kami dalam melindungi para keluarga khususnya anak-anak agar terhindar dari penyimpangan seks tersebut,” tandasnya. (Ade Faturohman)








