JAKARTA – Upaya kepolisian untuk menjaga kondusifitas suporter Arema Cronus dan Persib Bandung sebelum laga final Piala Bhayangkara tak berjalan mulus. Pasalnya, Aremania sampai Minggu (3/4/2016) pukul 15.20 sore, belum seluruhnya masuk ke dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Padahal sebelumnya, Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta Joko Driyono menyebut bahwa Aremania akan masuk terlebih dulu ke dalam SUGBK. Baru kemudian diikuti Bobotoh. Tapi, sepertinya rencana ini tidak berjalan baik.
Karena penumpukan massa di luar SUGBK itulah, akhirnya sempat terjadi gesekan antara dua suporter, Aremania dan Bobotoh. Keributan nyaris pecah saat Bobotoh yang baru masuk ke SUGBK melalui pintu Al-Bina, tiba-tiba diprovokasi oleh suporter Aremania.
“Viking a****g! Blagu lu mentang-mentang dikawal,” teriak salah satu suporter.
Beruntung, pihak keamanan sigap dan langsung mengusir suporter yang memakai atribut Arema itu dan memintanya diam. Meski tak menangkap, polisi yang berjaga sementara bisa menjaga gesekan tak sampai terjadi. (jpnn/RBOnline)









