ORANG yang terlihat sehat dan mampu beraktivitas normal bisa jadi mengalami serangan jantung. Misalnya, Adjie Massaid yang meninggal pasca bermain futsal.
’’Saya pernah menangani pasien yang berusia 20–25 tahun,’’ ungkap spesialis jantung Prof dr Rochmad Romdoni SpPD SpJP, seperti dilansir JawaPos.com.
Salah satu serangan jantung yang biasa dialami adalah oklusi total arteri koroner. Dalam istilah medis, sakit tersebut dinamakan ST Elevasi Miokard Infark (STEMI). Mereka yang terkena STEMI mengalami kerusakan otot jantung karena ada plak di arteri. Angka kejadian STEMI pun cukup tinggi. Di RSUD dr Soetomo, ada 200 hingga 250 pasien STEMI per tahun.
’’Sebanyak 70 persen tidak mengalami keluhan berarti,’’ ujar Romdoni. Awam biasanya menganggapnya hanya masuk angin. Sebab, ada rasa tidak nyaman di dada. Ketidaknyamanan setiap orang pun berbeda. Rasa tidak nyaman itu ditimbulkan lantaran plak yang sedikit demi sedikit menyumbat koroner.
Bagi penderita diabetes, biasanya tidak ada keluhan sama sekali. Sebab, penderita diabetes kehilangan rasa nyeri. ’’Bahayanya, langsung terjadi serangan jantung,’’ kata direktur RSI Jemursari tersebut. Jika plak sudah menutup koroner, nyeri akan terjadi di dada sebelah kiri. Biasanya juga menjalar ke leher, tangan, hingga punggung.
Kematian mendadak bisa terjadi saat serangan jantung. Sebab, kerusakan pada otot jantung cukup luas. Kerusakan tersebut menimbulkan gangguan irama jantung. ’’Biasanya langsung berhenti berdetak,’’ terangnya.
Mereka yang mengalami kerusakan otot jantung kurang dari 50 persen juga akan merasakan gangguan. Dua hingga tiga hari pasca serangan, timbul sesak napas. ’’Karena itu, ring harus segera dipasang agar tidak terjadi penyumbatan,’’ tuturnya.
Sementara itu, dr Rerdin Julario SpJP, staf SMF Jantung dan Pembuluh darah RSUD dr Soetomo, menyatakan bahwa STEMI masuk dalam penyakit jantung yang sering ditangani. Selain itu, ada penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan hipertensi. ’’Kasus STEMI di RSUD dr Soetomo sekitar 25 persen dari yang kami tangani,’’ tandas Rerdin. (JPG)









