SERANG – Program penghematan penggunaan kantong plastik yang digulirkan pemerintah belum memberikan dampak yang signifikan. Mayoritas pengunjung jaringan ritel modern masih senang menggunakan plastik berbayar. Hal ini diakui beberapa pengelola ritel.
Misalnya, di Carrefour Serang, sejak diberlakukannya penggunaan plastik berbayar, baru sekitar tujuh persen pengunjung yang menggunakan goody bag sebagai wadah pengganti plastik berbayar. “Mengubah kebiasaan masyarakat bukan hal mudah, butuh waktu dan proses,” kata Head Customer Service Carrefour Serang Ariesta Nugroho, seperti dilansir Harina Radar Banten.
Untuk memaksimalkan program pemerintah dalam mengurangi penggunaan plastik, Carrefour Serang menyediakan banyak pilihan tas go green. “Padahal, tas go green juga banyak yang terjual, tapi belum maksimal dalam penggunaannya,” katanya.
Kata Aris, selain belum terbiasa, ada beberapa alasan lain belum maksimalnya program ini, antara lain banyak pengunjung yang berbelanja pulang kerja, sekolah, kuliah, dan aktivitas lainnya tanpa pulang ke rumah sehingga tidak membawa kantong belanja sendiri. “Banyak pengunjung yang memanfaatkan plastik bekas belanja sebagai plastik sampah sehingga belum bisa terlepas dari penggunaan plastik,” katanya, kemarin.
Lantaran belum meratanya penggunaan plastik berbayar, pihak Carrefour Serang memberikan banyak kelonggaran kepada pengunjung terutama pengunjung yang memaksa tidak ingin membayar plastik. “Kalau tidak ingin bayar, tetap kita kasih gratis,” katanya.
Belum maksimalnya program tersebut juga lantaran belum meratanya sosialisasi penghematan penggunaan plastik dari pengelola toko ritel modern. Di Serang, baru Carrefour dan toko jaringan Alfamart yang memberlakukan program tersebut. Sementara, Giant dan Matahari belum memberlakukan plastik berbayar.
Beberapa waktu lalu, Giant sempat memberlakukan program ini beberapa hari dan kemudian mencabutnya hingga sekarang. Store Manager Giant Ekstra Serang Yusep mengungkapkan, Giant Serang belum termasuk dari 23 kota yang memberlakukan program ini. “Sampai sekarang masih memberikan plastik secara gratis dan ada beberapa pengunjung yang membawa kantong belanja sendiri,” katanya.
Hal serupa juga diungkapkan Asisten Manajer Matahari Serang Edy NK. Hingga saat ini, Matahari Serang belum memberlakukan program ini karena belum termasuk kota yang ditunjuk. (Susi K/Radar Banten)











