JAKARTA – Derasnya desakan untuk menjegal posisi Saut Situmorang sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyusul ketegangan antara Saut dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) membuat KPK harus mengambil sikap.
KPK sendiri sedang melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait persoalan tersebut. Hasilnya akan menjadi penentu apakah dibentuk komite etik untuk menyidangkan kasus Saut atau tidak.
Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan, hasil dari Pulbaket akan sangat menentukan apakah perlu dibentuk komite etik.
“Masih menunggu pulbaket,” terang dia, seperti dilansir laman JawaPos.com. Jadi, pihaknya tidak bisa serta merta membentuk komite etik sebelum Pulbaket dilaksanakan.
Sebelumnya, secara terbuka Saut Situmorang sudah meminta maaf. “Saya minta maaf. Mohon dimaafkan,” katanya. Dia juga menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menyinggung HMI.
Ia juga mengajak organisasi mahasiswa itu menjadi mitra KPK dalam memberantas tindak pidana korupsi.
Dia juga akan berjanji menjalin silaturhami dengan PB HMI. Namun, permintaan maaf itu tidak bisa menghentikan masalah itu. (lum/JPG)












