• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Banten Masuk Nominasi Daerah Ramah Lingkungan

Redaksi by Redaksi
Rabu, 22 Juni 2016 11:07
in Berita Utama, Featured, Umum
Pemprov Banten

Kabid Pengelolaan Pusat Data dan Informasi Kemen LHK Rita Zahara menyerahkan piagam nomine kepada Gubernur Banten Rano Karno didampingi Kepala BLHD Banten Husni Hasan di Pendopo Gubernur, KP3B, Selasa (21/6). (Foto: Humas Pemprov Banten)

SERANG – Provinsi Banten masuk nominasi Nirwasita Tantra Award, yaitu penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) bagi daerah yang berkomitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan hidup. Banten bersaing dengan tujuh provinsi lainnya untuk memperoleh Nirwasita Tantra Award 2016 akan diumumkan pada peringatan puncak Hari Lingkungan Hidup yang akan digelar di Provinsi Riau akhir Juli. “Berdasarkan penilaian dari tim independen yang terdiri atas unsur akademisi, LSM lingkungan hidup dan Kementerian LHK, Banten berhasil masuk sebagai nominator Nirwasita Tantra Award 2016 bersama tujuh provinsi lainnya melalui seleksi ketat,” kata Kabid Pengelolaan Pusat Data dan Informasi Kemen LHK, Rita Zahara saat menyerahkan piagam nominator kepada Gubernur Banten Rano Karno di Pendopo Gubernur, KP3B, Selasa (21/6).

Menurut Rita, Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Jambi, dan Jogjakarta ditetapkan sebagai nominator Nirwasita Tantra Award 2016 setelah lolos seleksi tahap III dari 29 provinsi yang lolos seleksi tahap I dan II se-Indonesia. Rita melanjutkan, penghargaan Nirwasita Tantra Award merupakan penghargaan yang dikompetisikan setiap tahun bagi seluruh daerah. Saat penganugerahan, terpilih satu provinsi, satu kabupaten, dan satu kota terbaik yang berhak memperoleh piala bergilir sebagai daerah berkomitmen terhadap lingkungan dari Kemen LHK. “Tahun ini hanya Banten yang menjadi pendatang baru sebagai nominator. Bahkan, untuk pertama kalinya Banten bisa masuk delapan besar,” jelasnya.

RelatedPosts

Pemkab Tangerang

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami Baiturrohim di Kosambi

Rabu, 4 November 2026 18:04
Kendaraan Tambang

Penerapan Keputusan Gubernur Dinilai Setengah Hati, Pengawasan Lapangan Lemah

Rabu, 4 November 2026 17:58
Anggaran BPBD ditambah

Komisi I DPRD Kabupaten Serang Minta Anggaran Penanganan Bencana Dioptimalkan

Rabu, 4 November 2026 17:54
apel akbar Aslinmas Banten

Tangsel Siapkan 1.080 Satlinmas untuk Apel Akbar Aslinmas se Banten

Rabu, 4 November 2026 17:50

Lebih lanjut, Rita menuturkan, pengalaman Gubernur Banten yang pernah menjadi duta lingkungan membuat peluang Banten meraih penghargaan Nirwasita Tantra Award 2016. Hingga seleksi tahap III, dokumen Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) yang dimiliki Pemprov Banten seluruhnya lengkap mulai dari dokumen yang menyatakan kondisi, permasalahan, kebijakan atau program yang ditetapkan dan diterapkan oleh daerah dalam melakukan pengelolaan lingkungan hidup di Provinsi Banten. “Bagi daerah yang dinominasikan, kepala daerahnya diminta untuk mempresentasikan program dan kebijakan dalam melestarikan lingkungan, dan panelis menganalisis dan mengkritisi program lingkungan hidup daerah tersebut,” jelasnya.

Rita menambahkan, pihak Kemen LHK telah menyiapkan tujuh orang panelis yang terdiri atas akademisi dan pakar lingkungan hidup termasuk satu orang perwakilan dari budayawan untuk menilai persentase masing-masing gubernur. “Daerah yang berhasil menata dan mengelola lingkungan di wilayahnya sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup yang akan meraih penghargaan ini,” tutupnya.

Usai menerima piagam nominator, Rano Karno mengaku siap untuk memaparkan kondisi lingkungan hidup di Provinsi Banten. Menurutnya, bersama BLHD pihaknya memiliki komitmen tinggi untuk melestarikan lingkungan hidup di dunia. “Kami siap bersaing, saya pernah menjadi duta lingkungan dan mudah-mudahan itu bisa diterapkan untuk menata lingkungan di Provinsi Banten,” kata Rano didampingi Kepala BLHD Banten M Husni Hasan.

Dari delapan nominasi, lanjut Rano, Banten sebagai pendatang baru memang berada di posisi paling akhir atau nomor delapan. Tapi hal itu tidak membuat Banten berkecil hati.

“Tidak apa-apa kita di nomor delapan, masuk nominasi saja kami sudah bangga. Yang penting kita sudah berusaha menghadapi permasalahan serius yaitu efek pemanasan global (global warming),” katanya.

Rano mengakui, persoalan lingkungan hidup di Banten memang tidak mudah dan banyak kendala. Meski begitu, Pemprov bersama kabupaten kota se-Banten dan masyarakat peduli lingkungan terus berupaya melestarikan lingkungan sesuai kewenangannya masing-masing. “Banten memiliki sejumlah kawasan industri sehingga ancaman bencana industri terus mengintai. Setidaknya ada 78 pabrik atau perusahaan petrokimia di Banten yang menghasilkan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Situasi itu membuat masyarakat harus selalu waspada. Kita harus membangun konsep bagiamana mengantisipasi jika bencana ini terjadi,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Rano, Provinsi Banten sebagai daerah industri sangat rentan terhadap pengaruh perubahan iklim. Sebagai provinsi dengan basis aktivitas ekonomi yang ditopang oleh industri tentunya turut menyumbang terhadap perubahan iklim yang harus dikendalikan. “Pemprov selama ini terlibat dalam program konservasi lingkungan termasuk pelaku industri di dalamnya. Upaya melestarikan lingkungan hidup tidak hanya tanggung jawab perorangan saja, tetapi tanggung jawab semua pihak melalui program cinta bumi,” jelasnya. (Deni S/Radar Banten)

Tags: Pemprov BantenProvinsi Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Warga Berebut Paket Sembako Murah

Next Post

Gubernur Rano Batalkan 15 Perda Kabupaten Kota

Next Post
Perda

Gubernur Rano Batalkan 15 Perda Kabupaten Kota

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
Kejati Banten

Tiga Kejari di Banten Usut Dugaan Korupsi PKBM, Kajati: Sudah Penyidikan

Senin, 2 November 2026 12:49
KADIN Banten

Enam Ketua KADIN Daerah Boikot Musprov ke-7 Banten, Desak Transparansi Dana

Selasa, 3 November 2026 11:12
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
curanmor Tangerang

Curi Motor di Tangerang, Tiga Pelaku Diburu dan Ditangkap di Pandeglang

Rabu, 4 November 2026 14:05
Rotasi Mutasi Pemkot Cilegon

Pemkot Cilegon Seleksi 13 ASN untuk Mengisi Jabatan Kepala BKPSDM

Senin, 2 November 2026 11:52

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkab Tangerang

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami Baiturrohim di Kosambi

by Mulyadi
Rabu, 4 November 2026 18:04
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Baiturrohim di Desa Rawa Burung,...

Kendaraan Tambang

Penerapan Keputusan Gubernur Dinilai Setengah Hati, Pengawasan Lapangan Lemah

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 4 November 2026 17:58
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aktivis Aksi Kramatwatu Melawan menyoroti mengenai lemahnya pengawasan terhadap penerapan. Keputugas Gubernur (Kebgub) nomor 567 yang mengatur...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.