SERANG – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten memastikan jika Puskesmas di sepanjang jalur mudik akan buka selama 24 jam. Selain itu, sebanyak 1.500 personel dinkes se-Banten juga disiagakan untuk melayani kesehatan para pemudik saat dalam perjalanan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, M Yanuar mengatakan, Dinkes pun akan membangun beberapa titik pos terpadu di kabupaten/kota di Provinsi Banten. Misalnya, Kota Cilegon pos akan dibangun di PCI-Jalan Lingkar Selatan dan jalur utama kota. Kabupaten Serang di Jembatan Timbang Cikande, Kramatwatu, dan Toyomerto. Di Lebak pos didirikan di wilayah Cipanas, Bagedur, Cibodas, Karang Taraje, dan Sawarna.
“Begitu juga di Tangsel dan Pandeglang, pos kesehatan tersebut terintegrasi dengan pos terpadu seperti kepolisian, dishub, dan instansi lainnya. Kami fokus di titik macet seperti jalur menuju pelabuhan, dermaga, dan Terminal Terpadu Merak (TTM). Itu mulai siaga dari H-6 sampai H+3. Obat-obatan stanby, puskesmas dan rumah sakit kami siapkan,” ujarnya.
Untuk H+1 hingga H+3 lanjut Yanuar, pelayanan difokuskan di tempat-tempat wisata, seperti Anyer, Cipanas, Sawarna, dan Carita. Selain itu, di tempat-tempat wisata pun aka nada pos siaga dan mobil kesehatan untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak terduga dan tidak diinginkan. (Bayu)









