SERANG – Pemilu Gubernur dan wakil Gubernur Banten memang belum berlangsung. Namun Polda Banten siap menurunkan petugas bersenjata tajam untuk melumpuhkan perusuh saat pilgub Banten berlangsung pada 2017 mendatang.
Hal tersebut dikatakan Kapolda Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri usai menyaksikan simulasi pengamanan Pilkada Banten, di samping Alun-alun Timur Kota Serang, Rabu(24/8/2016).
“Kami sudah sampaikan pada anggota kami bahwa nanti pada saat pemilu kepala daerah berlangsung, petugas kami harus siap siaga saat menghadapi kekisruhan yang terjadi pada pilgub 2017, anggota kami juga dipersenjatai untuk menindak perusuh yang anarkis. Tindakan tersebut juga sudah ada aturanya dari dalam protap nomor 01/2010, jadi kita juga gak gegabah dalam melakukan pengamanan pemilu,” ujarnya.
Brigjen Pol Ahmad Dofiri menjelaskan kekisruhan bisa diredam bila semua unsur terkait pihak keamanan dan semua tokoh masyarakat menjalin komunikasi dengan baik.” Kuncinya adalah komunikasi dan integritas seluruh elemen masyarakat agar bisa berpartisipasi menciptakan keamanan dan kenyamanan pada pilgub 2017 nanti,” tuturnya.
“Situasi pemilukada ini sangat dinamis. Jadi kita juga sudah sampaikan pada anggota untuk sigap menghadapi pemilu, termasuk saat menggunakan senjata. Karena dalam menggunakan senjata itu merupakan keputusan terakhir yang diambil petugas kepolisian saat terjadi kekisruhan. Itu pun anggota juga melakukanya disesuaikan demgan kondisi dan situasi tertentu dan sudah tahu batasan-batasanya. Sehingga saat pemilu nanti bisa berjalan lancar dan aman,” tutupnya. (Ade F)








