SERANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar secara resmi mengusung dan memberikan surat keputusan (SK) untuk pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika). Sudah ada empat partai politik (parpol) yang resmi mengusung WH-Andika yakni Partai Hanura, Partai Demokrat, PKS, dan Partai Golkar.
SK bernomor R-360/Golkar/VIII/2016 itu diberikan Agun Gunanjar, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa-1 DPP Partai Golkar kepada Wahidin dan Andika dan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah di Jakarta, Sabtu (10/9). SK tertanggal 31 Agustus 2016 serta ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto dan Sekretaris Jenderal Idrus Marham.
Meski sudah diusung resmi empat parpol, hingga saat ini WH-Andika belum mempunyai lawan di Pilgub Banten. Bahkan petahana Rano Karno belum resmi diusung satu parpol pun termasuk oleh PDIP. Sementara pasangan dari jalur independen masih tahap verifikasi di KPU, tetapi sudah banyak terungkap dukungan warga melalui KTP yang tidak valid.
Wakil Ketua Bidang Komunikasi DPD Partai Golkar Banten Fitron Nur Ikhsan menilai, ibarat pertandingan, akan dimulai jika sudah berhadapan dalam ring. “Kita belum mendefinisikan model pertandingan pilgub ini seperti apa. Kita belum mendefinisikan lawan,” ujarnya kepada Radar Banten, Senin (12/9).
Namun, kata dia, dengan belum ada lawan maka menjadi bonus untuk pasangan WH-Andika. Selain itu, lanjutnya, pasangan WH-Andika secara kesiapan memiliki kemudahan untuk berkomunikasi, memiliki kecepatan dalam memutuskan, dan memiliki kesamaan dalam berkoalisi.
Menurut Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Banten ini, sejak awal WH-Andika tidak punya keraguan berpasangan dan penuh keyakinan. “Sebab ragu itu yang sulit memutuskan, itu pertanda tidak baik. Jadi kita mampu menghindari keraguan dan melewati kebimbangan dengan kemantapan yang hadir lebih cepat. Ini bonus untuk WH-Andika yang menjadi tanda-tanda kemenangan,” tegasnya.
Fitron menegaskan, dengan belum ada lawan maka harus digunakan sebaik-baiknya. Kata dia, mesin parpol koalisi sudah siap dan terus bergerak. “Yang harus benar-benar disiapkan, daya jangkau yang lebih luas agar visi misi WH-Andika bisa disampaikan lebih efektif kepada masyarakat, dan itu bisa dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa-1 DPP Partai Golkar, Agun Gunanjar mengatakan, SK DPP Partai Golkar merujuk hasil rapat Tim Pilkada dan surat DPP Partai Golkar nomor B-486/Golkar/VIII/2016. Melalui SK tersebut, lanjutnya, DPP Partai Golkar menginstruksikan Ketua DPD Partai Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah untuk mendaftarkan pasangan WH-Andika ke KPU Banten. Kemudian dengan segenap upaya dan kekuatan menenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten. “Keputusan ini bersifat final dan mengikat bagi seluruh fungsionaris dan kader Partai Golkar,” ujarnya.
Ketua DPD Partai Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah mengaku bersyukur dan berterima kasih atas SK DPP Partai Golkar tersebut. Kata dia, selanjutnya fungsionaris Partai Golkar mulai dari tingkat provinsi sampai kabupaten kota akan melakukan konsolidasi dan gerakan untuk memenangkan WH-Andika di Pilgub Banten.
Selanjutnya, kata Tatu, pihaknya akan menyiapkan sejumlah pemberkasan administrasi untuk persiapan pendaftaran ke KPU Banten. “Termasuk menyiapkan deklarasi gabungan partai politik pengusung WH-Andika,” ujarnya.
Sekretaris DPD Partai Golkar Banten, Bahrul Ulum mengatakan, proses demokrasi di Partai Golkar berjalan cukup baik. DPP Partai Golkar sangat mempertimbangkan rekomendasi DPD kabupaten kota dan DPD Partai Golkar Banten. Sebab, lanjutnya, DPP Partai Golkar memahami bahwa daerah yang lebih paham akan kondisi riil di lapangan.
Selain itu, kata dia, pengurus di daerah juga tahu pasangan yang dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, suara akar rumput (lapisan masyarakat terbawah) diapresiasi dalam bentuk kebijakan DPP Partai Golkar. Partai Golkar memiliki jargon ‘Suara Golkar, Suara Rakyat’. “Langkah kami selanjutnya adalah memantapkan strategi dan terus bergerak untuk memenangkan Pilgub Banten,” ujarnya.
Ulum mengungkapkan, bulan ini direncanakan akan digelar deklarasi bersama parpol koalisi. Mengenai waktu dan tempat, kata dia, masih dibicarakan bersama. “Keputusan DPP Partai Golkar ini menandakan bahwa di tubuh Partai Golkar penuh kebersamaan. Untuk membangun Banten ke depan, butuh kebersamaan,” ujarnya. (Amrin Nur/Radar Banten)









