SERANG – Dompet Dhuafa Banten pada Agustus lalu meluncurkan program Kampoeng Ternak di Lingkungan Lebak, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Setelah tiga bulan berjalan, para peternak yang berasal dari keluarga prasejahtera ini telah merasakan manfaat dari program yang mereka terima.
Puji Mastika adalah salah satunya. Pria 35 tahun itu menuturkan bahwa kini kehidupannya menjadi jauh lebih baik.
“Saya benar-benar bersyukur diberi kesempatan belajar dan dibantu dengan program ini. Alhamdulillah, sekarang keadaan ekonomi keluarga saya lebih membaik dari sebelumnya,” ujar Puji dalam siaran pers Dompet Dhuafa Banten, Rabu (12/10)
Sebelumnya, Puji adalah seorang pekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Dari tahap survei yang dilakukan Dompet Dhuafa, Puji dan empat warga dhuafa lainnya dinyatakan berhak dan pantas menerima bantuan pembinaan lewat program pemberdayaan peternak yang digagas oleh lembaga amil zakat nasional Dompet Dhuafa Cabang Banten.
Kini, Puji Mastika telah mampu menunaikan ibadah kurban pada Iduladha yang lalu. Keinginan mengangkat derajat mustahik menjadi muzaki pun tercapai.
“Bulan ini mereka sudah menunaikan zakat ke Dompet Dhuafa. Alhamdulillah, dari tadinya menerima bantuan kini mereka bisa membantu orang lain,” kata Mokhlas Pidono, Manajer Program Dompet Dhuafa Banten.
Mokhlas menjelaskan, program-program yang digagas di lembaga nonprofit berfokus pada upaya peningkatan status mustahik (orang yang berhak menerima dana zakat) menjadi muzaki (orang yang membayar zakat).
“Program-program Dompet Dhuafa Banten di tahun 2016 memang ingin mencapai tujuan M3, mustahik move to muzaki, salah satunya adalah merealisasikan program Kampoeng Ternak Banten,” tuturnya.
“Para peternak dhuafa di Kampoeng Ternak Banten tidak sekadar diberi bantuan berupa hewan ternak kambing atau domba, namun mereka juga dibekali dengan teknik beternak yang baik, materi-materi tentang character building, perencanaan keuangan, teknik pemasaran, sampai teknik-teknik merumuskan bisnis yang berkelanjutan pun mereka dapatkan,” ungkapnya.
Semangat mustahik move to muzaki memang terasa kental dalam program pemberdayaan peternak yang berada di Lingkungan Lebak, Cipocok Jaya, Kota Serang ini.
Kesuksesan sebuah program pemberdayaan, menurut Mokhlas, salah satu indikatornya dapat diukur dari seberapa besar dampak yang dirasakan oleh penerima manfaatnya, termasuk dalam segi jumlah penerima manfaat. (Aas)









