• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Jumlah Kejahatan Turun Drastis di Dua Tahun Pemerintahan Jokowi

Redaksi by Redaksi
Kamis, 27 Oktober 2016 08:25
in Berita Utama, Featured, Hukum
Jumlah Kejahatan Turun Drastis di Dua Tahun Pemerintahan Jokowi

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla. (Foto: Agus Wahyudi/dok.JPNN.com)

JAKARTA – Jumlah kejahatan pada 2015 dan 2016 menurun drastis dengan presentase lebih dari 50 persen.

Namun, dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi, peredaran narkotika, terorisme, dan pungli, masih membayangi.

RelatedPosts

investasi Banten

Investasi Masuk Banten, Sudah Siapkah SDM Lokal?

Jumat, 2 Oktober 2026 18:59
Jabatan Eselon II dan III Cilegon

Wali Kota Cilegon Segera Isi Jabatan Eselon Dua dan Tiga yang Kosong

Jumat, 2 Oktober 2026 18:14
Fraksi PDI Perjuangan

PDI Perjuangan Walk Out saat Paripurna Jawaban Bupati Serang Tentang Raperda APBD 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 18:05
Cek Kesehatan Gratis Cilegon

252 Ribu Warga Cilegon Ikut Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Banten Soroti Hipertensi dan Diabetes

Jumat, 2 Oktober 2026 17:54

Sesuai data Polri pada 2015 terdapat 373.636 kasus kejahatan. Pada 2016, hingga pertengahan Oktober ini baru ada 165.147 kasus kejahatan.

Artinya, menjelang akhir tahun ini jumlah kejahatan turun hingga 208.489 kasus atau lebih dari 50 persen.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menjelaskan bahwa penurunan angka kejahatan tersebut merupakan keberhasilan dari Kepolisian. ”Angka ini sangat signifikan,” paparnya.

Dengan penurunan angka kejahatan ini, maka reformasi hukum memang dirasakan sangat perlu.

Harapannya, dengan perbaikan kinerja penegakan hukum, tentu kejahatan kian berkurang.

”Reformasi hukum sendiri yang beberapa bulan ini mulai digencarkan terus berjalan,” jelasnya.

Wiranto mengatakan bahwa sesuai instruksi Presiden Jokowi, maka reformasi hukum dititikberatkan pada sejumlah masalah yang sangat dirasakan masyarakat.

Maka, upaya sapu bersih pungli belakangan ini menjadi salah satu yang dilakukan.

”Pungli ini yang langsung jadi korban itu masyarakat. Bahkan, hampir semua orang pernah merasakan itu,” paparnya.

Tidak hanya pungli, ada sejumlah program reformasi hukum yang juga akan dijalankan. Misalnya, relokasi lapas dan perbaikan pelayanan dokumen, seperti SIM, STNK dan BPKB.

”Selain bersih dari pungli juga harus membuat terobosan agar mempermudah masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, dalam bidang hukum ini masih ada sejumlah ancaman dari persoalan terorisme dan narkotika. Wiranto menjelaskan, permasalahan akan ditangani dengan sangat serius.

”Narkotika dan terorisme ini masalah yang harus cepat ditanggapi,” paparnya.

Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengatakan bahwa peredaran narkotika di Indonesia ini dikendalikan 72 sindikat.

Sindikat itu terus berupaya meregenerasi pengguna narkotika. ”Maka, konsumen yang disasar itu makin muda,” terangnya.

Sasaran para sindikat itu bukan lagi remaja, melainkan sampai ke anak tingkat taman kanak-kanak. Hal tersebut terdeteksi dari berbagai jenis narkotika baru yang dibuat para sindikat tersebut.

”Berbagai jenis narkotika baru ini tampilannya dibuat sangat anak-anak. Ada yang mirip permen karet, perangko, dan sebagainya,” paparnya.

Masalahnya, narkotika jenis baru ini hingga saat ini belum diatur secara hukum penggunaannya.

Sehingga, bila ada orang yang menggunakan narkotika jenis baru atau mengedarkannya, belum bisa diproses hukum.

”Saya tak perlu menyebut namanya, khawatirnya malah digunakan didepan saya. Saya belum bisa tangkap,” terangnya.

Bagian lain, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) Komjen Suhardi Alius menuturkan, rekrutmen anggota teroris memang terus berjalan.

Hal tersebut dikarenakan biasanya paham radikal itu memapar anggota keluarga dari para anggota jaringan teror. Seperti, anaknya dan istrinya.

”Seperti yang terjadi pada Pelaku Bom Bali Imam Samudera. Anaknya Imam Samudera ternyata setelah dewasa juga berpaham radikal,” ujarnya.

Karena itu, deradikalisasi memang sangat diperlukan untuk mengantisipasi anggota keluarga dari orang yang berpaham radikal. Salah satu yang dilakukan dengan konter narasi.

”Kami memberikan pemahaman dan tafsir yang sebenarnya atas banyak ayat yang diterjemahkan seenaknya untuk membuat orang berpaham radikal,” tegasnya. (idr/jpnn)

Tags: Kejahatan Nasional
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bupati Lebak: KTP Seperti LSM yang Dibiayai APBD

Next Post

Barang Bukti Raib Mesin Produksi Jamu Ilegal Raib

Next Post
Barang Bukti Raib Mesin Produksi Jamu Ilegal Raib

Barang Bukti Raib Mesin Produksi Jamu Ilegal Raib

Suyudi Ario Seto

Keluarga Besar Ibunda Suyudi Ario Seto Gelar Tasyakuran di Pandeglang

Kamis, 1 Oktober 2026 18:02
Suyudi Ario Seto gemar makan jojorong

Keluarga Komjen Suyudi Ungkap Kebiasaan Sang Jenderal Saat Berkunjung ke Rangkasbitung

Kamis, 1 Oktober 2026 14:25
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Kapolri

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Keluarga Besar di Rangkasbitung Gelar Syukuran

Kamis, 1 Oktober 2026 16:09
Suyudi Ario Seto gemar makan jojorong

Keluarga di Rangkasbitung Ungkap Komjen Suyudi Ario Seto Gemar Menyantap Jojorong dan Sayur Sop

Kamis, 1 Oktober 2026 14:57
Kadispora Tangsel Mukroni mundur

Kadispora Tangsel Mukroni Mengundurkan Diri, H. Ika Ditunjuk Jadi Plt

Kamis, 1 Oktober 2026 13:33
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mereda, Wisatawan Wajib Jaga Jarak 2 Kilometer

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mereda, Wisatawan Wajib Jaga Jarak 2 Kilometer

Rabu, 30 September 2026 06:34
Berasal dari Pandeglang, Komjen Suyudi Ario Seto Bakal Jabat Kapolri

Berasal dari Pandeglang, Komjen Suyudi Ario Seto Bakal Jabat Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 10:28

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

investasi Banten

Investasi Masuk Banten, Sudah Siapkah SDM Lokal?

by Yusuf Permana
Jumat, 2 Oktober 2026 18:59
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Arus investasi yang terus masuk ke Provinsi Banten membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan...

Jabatan Eselon II dan III Cilegon

Wali Kota Cilegon Segera Isi Jabatan Eselon Dua dan Tiga yang Kosong

by Adam Fadillah
Jumat, 2 Oktober 2026 18:14
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar memastikan jabatan eselon II dan III yang masih kosong di lingkungan Pemerintah Kota...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.