CILEGON – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Cilegon memberikan pelatihan kepada sejumlah warga tentang cara memandikan dan mengafani jenazah, di Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon, Rabu (9/11). Urusan kemasyarakatan yang menjadi fardu kifayah ini agar ada regenerasi di masyarakat.
Kasubag Bantuan Kemasyarakatan Bagian Kesra Pemkot Cilegon Rahmatullah mengatakan, pelatihan mengurus jenazah ini dinilai sangat penting lantaran pengetahuan maupun SDM yang ahli dalam mengurus jenazah masih minim.
“Karena pada umunya yang mengurus jenazah adalah orang – orang yang sudah tua, kita harapkan dapat dipelajari para pemuda untuk regenerasi dalam mengurusi jenazah,” katanya.
Rahmatullah menjelaskan, kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 258 orang, utusan dari masing – masing kelurahan yang terdiri atas 129 orang laki – laki dan 129 orang perempuan. Pelatihan ini untuk memberikan bekal dan pengetahuan kepada masyarakat, tentang bagaimana cara memandikan dan mengafani jenazah sesuai syariah.
“Semoga dengan adanya pelatihan fardhu kifayah ini, masyarakat semakin paham serta dan bertambahnya pengurus jenazah, sehingga masyarakat tidak sulit lagi mencari tukang mandiin jenazah,” ungkapnya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cilegon M. Sayuti Ali mengatakan, saat ini orang yang ahli memandikan jenazah masih sangat sedikit.
“Untuk itu kita harapkan generasi muda ini perlu mengikuti pelatihan ini agar ada regenerasi sehingga masyarakat tidak kesulitan ketika membutuhkan pemandi jenazah,” katanya. (Riko)











