CILEGON – Pelayanan RSUD Panggung Rawi, Kota Cilegon dikeluhkan oleh warga, khusunya pelayanan BPJS Kesehatan.
Fathullah, Ketua RW 01, Lingkungan Celentrang, Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, banyak mendapatkan aduan dari warganya yang memakai BPJS Kesehatan karena tidak mendapatkan pelayanan yang baik.
“Selain antreannya berjam-jam, petugas RSUD Cilegon juga kurang ramah kepada pasien BPJS. Berbeda dengan pasien umum, dokter dan tenaga kesehatan lainnya kurang senyum dan bersikap cuek,” ujar Fathullah, saat menyampaikan aspirasinya di pada sosialisasi pembangungan di Kecamatan Purwakarta, Senin (14/11).
Fathullah mengaku mengalami sendiri pelayanan untuk peserta BPJS Ksehatan, yang akhirnya beralih ke RS swasta di Cilegon.
“Saya pada satu bulan lalu juga merasakan bahkan masuk UGD. Tapi RSUD Cilegon lama menangani pasien. Jadi merasa kurang diladeni. Saya ke sana hanya dikasih obat dan disuruh pulang. Tidak lama saya sakit lagi, akhirnya saya dirawat di rumah sakit swasta,” katanya.
Direktur RSUD Kota Cilegon Dr Zaenoel Arifin mengakui tingkat kepuasan pelanggan di RSUD Cilegon belum maksimal. “Setiap tahun kita ada survey terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Memang saat ini baru mencapai 71 persen,” tuturnya.
Ia menyangkal jika RSUD enggan memberikan pelayanan terhadap pemegang kartu BPJS Kesehatan. “Di UGD tidak ada yang mencueki. Pemeriksaan itu kan harus masuk lab dulu dan rontgen. Kemudian didiagnosa. Tidak harus semua masuk UGD pasti dirawat, ada berobat jalan. Tapi ini akan kita evaluasi,” ungkapnya. (Riko)








