PRESIDEN Joko Widodo meminta kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, untuk membantu Provinsi Banten dalam mengembangkan pertanian holtikultura. Pasalnya, potensi Banten dianggap sangat bagus untuk dikembangkan pertanian buah-buahan. Apalagi jarak antara Banten dengan Ibukota yang berdekatan dianggap potensial untuk membantu suplai kebutuhan buah nasional.
“Pada saat Pak Presiden Joko Widodo mampir ke stand Banten, Beliau bertanya soal lahan pertanian buah di Banten. Presiden memerintahkan ke Menteri BUMN Bu Rini untuk membantu Banten. Lahan untuk pertanian buah di Banten masih kurang, padahal potensinya sangat luar biasa bahkan buah Melon Golden misalnya sudah diekspor ke luar negeri,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten Agus M Tauchid usai menghadiri acara festival buah Nusantara di Jakarta.
“Apalagi Banten merupakan daerah yang memiliki potensi beberapa jenis buah lokal unggulan. Buah yang menjadi ikon Banten yakni Sawo, Manggis, Durian, hingga Melon Golden. Karena dari hasil produksi pertanian Banten ada juga yang sudah diekspor ke beberapa negara,” imbuh Agus.
Namun begitu Agus menjelaskan, untuk saat ini Banten belum memiliki sentra khusus untuk pengembangan beberapa jenis buah tersebut. Oleh sebab itu melalui kerja sama dengan BUMN nanti diharapkan terciptanya sentra pertanian buah yang bisa menjadi andalan Banten.
“Makanya nanti akan dibuat sabuk hasil pertanian. Jadi nanti beberapa wilayah akan dijadikan sentra hasil buah dari Banten. Tapi kami belum tahu pemetaannya, menunggu kerja sama dengan lahan perkebunan milik BUMN. Karena seperti Manggis kan hasil Lebak sampai perbatasan Jasinga Jawa Barat,” katanya.
“Beberapa hasil pertanian buah di Banten menyebar di sejumlah kabupaten kota. Untuk Manggis terpusat di Kabupaten Lebak, Durian berada di Pandeglang dan Serang. Sementara untuk Sawo juga banyak dihasilkan di wilayah Serang. Sedangkan untuk Melon Golden banyak didapatkan di daerah Cilegon dan sebagian dari Serang,” tegas Agus.
Asda II Pemprov Banten Eneng Nurcahyati menambahkan, Pemprov Banten akan mendukung upaya Distanak untuk menyiapkan sentra buah-buahan asli Banten. Karena Banten memiliki beberapa jenis buah yang potensial untuk dikembangkan.
“Pada intinya kami mendukung rencana pengembangan buah-buahan seperti Melon Golden. Karena buah ini terbukti mempunyai keunggulan,” kata Eneng. (ADVERTORIAL/Dishubkominfo Banten)











