• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Umum

Love Story: Suami Alkoholik, Hidup Serasa Jungkir Balik

Redaksi by Redaksi
Rabu, 7 Desember 2016 10:58
in Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

SETIAP istri pasti bermimpi memiliki suami pengusaha, PNS, atau pegawai kantoran yang memiliki jabatan. Apalagi, ditambah dengan sifat suami yang setia, sayang, dan perhatian. Berbahagialah wanita yang memiliki kriteria suami demikian.

Namun, apa rasanya jika memiliki suami alkoholik, ditambah pengangguran? Nah, nasib kurang baik itu dialami wanita asal Pandeglang, Mumun (35), nama samaran. Mumun tak menyangka akan mendapatkan suami yang memiliki perilaku negatif aneh bin ajaib seperti Medi (36), juga nama samaran, warga Tangerang. Medi adalah seorang alkoholik sejati. Tiada hari tanpa minum minuman keras atau beralkohol. Baik sebelum dan sesudah makan, baru bangun tidur, sebelum tidur. Apalagi, ketika berkumpul dengan gerombolan temannya baik di hari biasa, apalagi malam mingguan, oh jangan ditanya. Berapa botol pun disediakan, pasti Medi gibas.

RelatedPosts

Penadahan modul tower

Pengadilan Negeri Serang Vonis Lisa 3 Bulan 15 Hari Kasus Modul BTS

Rabu, 23 September 2026 09:03
anak tercebur sumur Lebak

Tim SAR Evakuasi Anak Tercebur Sumur di Cibadak Lebak, Korban Meninggal

Rabu, 23 September 2026 06:53
Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Nama Bagus Khoirunnas Diabadikan Sebagai Nama Ruang Rapat Oleh Antara

Senin, 21 September 2026 21:19
Disdukcapil Kabupaten Serang

Program Aku Desa Digital Disdukcapil Kabupaten Serang Terus Diperluas

Senin, 21 September 2026 18:42

“Hidup saya serasa jungkir balik lihat kelakuan suami. Tiap hari kerjaannya cuma minum,” keluh Mumun. Bisa-bisa kembung tuh. Tapi, bagus dong doyan minum, sehat.

“Maksudnya, minuman keras,” sanggahnya. Oh kirain.

Sifat peminum yang disandang suaminya itu atau lebih tren disebut alkoholik, membuat Medi seperti orang linglung. Kalau ditanya juga, jawabnya asal nyambung. Lantaran itu, Mumun kerap ogah-ogahan ketika diajak Medi berhubungan suami istri. Soalnya, penyakit alkoholik Medi sudah akut. Medi sudah jarang sekali minum air putih. Paling minum kopi hitam. Sama minuman berwarna lain yang berasa.

Sudah kayak gula dan semut, di mana ada alkohol di situ pasti ada rokok yang menempel di mulut Medi. Karena selain pecandu alkohol, Medi juga pecandu rokok. Sehari, bisa menghabiskan tiga sampai empat bungkus rokok.

“Jadi, gimana suami enggak kayak orang PA (linglung). Kadang ngobrol biasa juga, suka senyam-senyum dan ketawa enggak keruan,” terangnya.

Pertemuan Mumun dengan Medi memang diawali dengan tidak baik, sekira 18 tahun lalu saat Mumun masih belia menginjak usia 17 tahun. Mumun mau menjadikan Medi sebagai suami karena hamil duluan. Padahal, keduanya belum lama berpacaran, baru sekira tiga bulan setelah dikenalkan reken-rekannya di SMA.

Medi, waktu itu hanya berstatus pengangguran sejak putus SMP. Pertemuan mereka semakin intens, seiring Medi yang sering menongkrong di sekolah Mumun. Penampilan Medi yang terbilang gaul, serta wajah yang lumayan ganteng, cukup untuk memukau Mumun dan menarik perhatiannya. Kondisi itu, membuat Mumun ingin mengenal lebih jauh soal Medi.

“Medi orangnya ganteng, baik, terus perhatian. Makanya, waktu itu saya langsung suka,” akunya.

Mumun tak sadar kalau waktu itu sudah dikadali buaya. Karena sejak mengenal Medi, Mumun mengakui, jika dirinya sempat terjerumus ke lembah hitam. Mumun masuk ke lingkungan pergaulan bebas, sampai mengenal apa yang namanya narkoba dan seks bebas. Bahkan, Mumun sempat tergoda untuk coba-coba sampai akhirnya ketagihan juga.

Situasi itu pun dimanfaatkan Medi untuk mendapatkan madunya Mumun yang sudah telanjur kasmaran. Suatu hari, saat Mumun dalam kondisi sedikit tidak sadarkan diri, Medi yang juga dalam keadaan teler usai menenggak sebotol minuman, menunjukkan keperkasaannya dan langsung menggagahi Mumun tanpa pengaman. Bla eum bla eum.

“Waktu itu memang di kamar Medi, kita begitu atas dasar suka sama suka. Enggak tahu akibatnya seperti apa,” ujarnya. Apa tuh akibatnya? “Perut buncit Mas,” ungkapnya. Nah Lo, makanya jangan coba-coba. Buncit kan, kaya celengan semar.

Empat bulan berlalu setelah peristiwa yang diinginkan itu, perut Mumun semakin buncit sehingga memaksanya meminta tanggung jawab kepada Medi. Dengan status Medi yang pengangguran pun, tak dihiraukan Mumun dengan kedua orangtuanya. Yang penting, sang jabang bayi yang dikandung Mumun bisa diselamatkan, meskipun kelakuan Mumun sudah menampar keluarga mereka, baik di hadapan tetangga maupun keluarga besar. Terlebih di sekolah, Mumun yang masih berstatus pelajar merasa malu karena sudah berbadan dua. “Saya mengundurkan diri dari sekolah. Takut ketahuan, kan malu,” ungkapnya.

Tak berapa lama, keduanya pun melangsungkan pernikahan dengan prosesi sederhana tanpa perayaan. Pernikahan hanya disaksikan kedua pihak keluarga saja di KUA. Awalnya, Mumun tidak menyesal sudah dinikahi Medi karena keduanya sama-sama mencintai. Namun, lama-lama seiring banyaknya kebutuhan saat berumah tangga, Mumun mulai kewalahan. Menyadari status Medi yang pengangguran, Mumun pun untuk membiayai hidup harus mengandalkan pemberian orangtua. Bahkan, tinggal pun di rumah orangtua, karena ternyata Medi bukan berasal dari kalangan mampu.

“Sudah saya orang biasa, Mas Medi juga enggak bisa diharapkan. Tahunya, cuma minum. Punya duit sedikit dikasih orangtua, dipakai minum. Lengkap sudah penderitaan,” tukasnya. Sabar ya Mbak. Begitulah kalau rumah tangga diawali dengan tidak baik. Makanya, jangan coba-coba.

Selama 18 tahun sudah mereka menjalani pernikahan. Namun, tak sedikit pun perangai Medi menunjukkan perubahan. Kehidupan Mumun malah makin parah. Hutang di mana-mana, karena Medi sering meminjam uang untuk beli minuman. Terpaksa, usai melahirkan, demi bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan anak, Mumun mulai terjun bekerja membantu orangtuanya berjualan di pasar.

Bukannya prihatin melihat istri mengasuh anak sambil bekerja, justru kelakuan Medi malah makin parah. Kecanduannya pada alkohol tidak bisa dicegah. Penyakit doyan minum alkohol Medi sudah akut. Katanya, kalau tidak minum sehari saja pahang alias suka pusing. Matanya juga sudah mulai rabun gara-gara doyan minum.

“Gimana enggak rabun, minuman apa saja ditenggak. Yang penting ada kadar alkoholnya. Alkohol buat luka saja diembat saking enggak tahan, gila kan?” keluhnya dengan nada kesal.

Gara-gara penyakit rabun Medi yang semakin parah. Mungkin efek dari minuman obat luka yang ditenggaknya. Sedikit demi sedikit, Medi mulai menunjukkan perubahan. Medi tidak berkutik, karena sudah tidak bisa melihat dengan sempurna dan berjalan tegak. Medi pun kini kerjaannya hanya bisa menemani Mumun yang mulai menjalankan wirausahanya dari modal yang dikumpulkan hasil membantu orangtua berjualan.

“Mas Medi mulai sadar, hanya belum bisa total berhenti minum. Tapi, sekarang sudah agak berkurang kok. Ya, doain saja,” pintanya. Pasti saya doakan. Mudah-mudahan, kehidupannya lebih baik dan Mas Medi bisa total berhenti minum. Amin. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Love Story Desember
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jelang Libur Akhir Tahun, Pesanan Kamar Hotel di Anyer Capai 50 Persen

Next Post

630 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir

Next Post
630 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir

630 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir

Suyudi Ario Seto

Keluarga Besar Ibunda Suyudi Ario Seto Gelar Tasyakuran di Pandeglang

Kamis, 1 Oktober 2026 18:02
Kapolda Hengki

BREAKING NEWS! Kapolda Banten Diganti, Irjen Pol Hengki Jabat Kapolda Jawa Barat

Sabtu, 3 Oktober 2026 09:06
Suyudi Ario Seto gemar makan jojorong

Keluarga Komjen Suyudi Ungkap Kebiasaan Sang Jenderal Saat Berkunjung ke Rangkasbitung

Kamis, 1 Oktober 2026 14:25
Kapolda Banten Hendra Kurniawan

Kapolri Promosikan Brigjen Pol Hendra Kurniawan Sebagai Kapolda Banten

Sabtu, 3 Oktober 2026 11:43
Tol Serang-Panimbang

Wakil Bupati Pandeglang Nilai Pintu Tol Bojong Sebagai Pembuka Isolasi Ekonomi Banten Selatan

Jumat, 2 Oktober 2026 13:50
JLS Cilegon

Cegah Kecelakaan Berulang, Titik Putar Balik di JLS Cilegon Ditutup Permanen

Jumat, 2 Oktober 2026 16:50
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Kapolri

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Keluarga Besar di Rangkasbitung Gelar Syukuran

Kamis, 1 Oktober 2026 16:09

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kapolri Suyudi Ario Seto

Kiprah Suyudi Berantas Kampung Narkoba hingga Tangkap Buron Internasional

by Fahmi
Sabtu, 3 Oktober 2026 17:58
0

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kini kembali ke Markas Besar Polri setelah resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan...

Suyudi Ario Seto

Suyudi Jadi Kapolri, Rekam Jejak di BNN Ungkap Lebih dari 8 Ton Narkotika

by Fahmi
Sabtu, 3 Oktober 2026 17:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.