slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Umum

Love Story: Suami Alkoholik, Hidup Serasa Jungkir Balik

Redaksi by Redaksi
07-12-2016 10:58:25
in Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SETIAP istri pasti bermimpi memiliki suami pengusaha, PNS, atau pegawai kantoran yang memiliki jabatan. Apalagi, ditambah dengan sifat suami yang setia, sayang, dan perhatian. Berbahagialah wanita yang memiliki kriteria suami demikian.

Namun, apa rasanya jika memiliki suami alkoholik, ditambah pengangguran? Nah, nasib kurang baik itu dialami wanita asal Pandeglang, Mumun (35), nama samaran. Mumun tak menyangka akan mendapatkan suami yang memiliki perilaku negatif aneh bin ajaib seperti Medi (36), juga nama samaran, warga Tangerang. Medi adalah seorang alkoholik sejati. Tiada hari tanpa minum minuman keras atau beralkohol. Baik sebelum dan sesudah makan, baru bangun tidur, sebelum tidur. Apalagi, ketika berkumpul dengan gerombolan temannya baik di hari biasa, apalagi malam mingguan, oh jangan ditanya. Berapa botol pun disediakan, pasti Medi gibas.

Baca Juga :

Love Story: Dulu Dicampakan, Sekarang Penasaran

Love Story: Istri Lusuh, Suami Abai

Love Story: Awalnya Empati, Lama-lama Jatuh Hati

Love Story: Astaga, Mimpi Kok Jadi Istri Tetangga

“Hidup saya serasa jungkir balik lihat kelakuan suami. Tiap hari kerjaannya cuma minum,” keluh Mumun. Bisa-bisa kembung tuh. Tapi, bagus dong doyan minum, sehat.

“Maksudnya, minuman keras,” sanggahnya. Oh kirain.

Sifat peminum yang disandang suaminya itu atau lebih tren disebut alkoholik, membuat Medi seperti orang linglung. Kalau ditanya juga, jawabnya asal nyambung. Lantaran itu, Mumun kerap ogah-ogahan ketika diajak Medi berhubungan suami istri. Soalnya, penyakit alkoholik Medi sudah akut. Medi sudah jarang sekali minum air putih. Paling minum kopi hitam. Sama minuman berwarna lain yang berasa.

Sudah kayak gula dan semut, di mana ada alkohol di situ pasti ada rokok yang menempel di mulut Medi. Karena selain pecandu alkohol, Medi juga pecandu rokok. Sehari, bisa menghabiskan tiga sampai empat bungkus rokok.

“Jadi, gimana suami enggak kayak orang PA (linglung). Kadang ngobrol biasa juga, suka senyam-senyum dan ketawa enggak keruan,” terangnya.

Pertemuan Mumun dengan Medi memang diawali dengan tidak baik, sekira 18 tahun lalu saat Mumun masih belia menginjak usia 17 tahun. Mumun mau menjadikan Medi sebagai suami karena hamil duluan. Padahal, keduanya belum lama berpacaran, baru sekira tiga bulan setelah dikenalkan reken-rekannya di SMA.

Medi, waktu itu hanya berstatus pengangguran sejak putus SMP. Pertemuan mereka semakin intens, seiring Medi yang sering menongkrong di sekolah Mumun. Penampilan Medi yang terbilang gaul, serta wajah yang lumayan ganteng, cukup untuk memukau Mumun dan menarik perhatiannya. Kondisi itu, membuat Mumun ingin mengenal lebih jauh soal Medi.

“Medi orangnya ganteng, baik, terus perhatian. Makanya, waktu itu saya langsung suka,” akunya.

Mumun tak sadar kalau waktu itu sudah dikadali buaya. Karena sejak mengenal Medi, Mumun mengakui, jika dirinya sempat terjerumus ke lembah hitam. Mumun masuk ke lingkungan pergaulan bebas, sampai mengenal apa yang namanya narkoba dan seks bebas. Bahkan, Mumun sempat tergoda untuk coba-coba sampai akhirnya ketagihan juga.

Situasi itu pun dimanfaatkan Medi untuk mendapatkan madunya Mumun yang sudah telanjur kasmaran. Suatu hari, saat Mumun dalam kondisi sedikit tidak sadarkan diri, Medi yang juga dalam keadaan teler usai menenggak sebotol minuman, menunjukkan keperkasaannya dan langsung menggagahi Mumun tanpa pengaman. Bla eum bla eum.

“Waktu itu memang di kamar Medi, kita begitu atas dasar suka sama suka. Enggak tahu akibatnya seperti apa,” ujarnya. Apa tuh akibatnya? “Perut buncit Mas,” ungkapnya. Nah Lo, makanya jangan coba-coba. Buncit kan, kaya celengan semar.

Empat bulan berlalu setelah peristiwa yang diinginkan itu, perut Mumun semakin buncit sehingga memaksanya meminta tanggung jawab kepada Medi. Dengan status Medi yang pengangguran pun, tak dihiraukan Mumun dengan kedua orangtuanya. Yang penting, sang jabang bayi yang dikandung Mumun bisa diselamatkan, meskipun kelakuan Mumun sudah menampar keluarga mereka, baik di hadapan tetangga maupun keluarga besar. Terlebih di sekolah, Mumun yang masih berstatus pelajar merasa malu karena sudah berbadan dua. “Saya mengundurkan diri dari sekolah. Takut ketahuan, kan malu,” ungkapnya.

Tak berapa lama, keduanya pun melangsungkan pernikahan dengan prosesi sederhana tanpa perayaan. Pernikahan hanya disaksikan kedua pihak keluarga saja di KUA. Awalnya, Mumun tidak menyesal sudah dinikahi Medi karena keduanya sama-sama mencintai. Namun, lama-lama seiring banyaknya kebutuhan saat berumah tangga, Mumun mulai kewalahan. Menyadari status Medi yang pengangguran, Mumun pun untuk membiayai hidup harus mengandalkan pemberian orangtua. Bahkan, tinggal pun di rumah orangtua, karena ternyata Medi bukan berasal dari kalangan mampu.

“Sudah saya orang biasa, Mas Medi juga enggak bisa diharapkan. Tahunya, cuma minum. Punya duit sedikit dikasih orangtua, dipakai minum. Lengkap sudah penderitaan,” tukasnya. Sabar ya Mbak. Begitulah kalau rumah tangga diawali dengan tidak baik. Makanya, jangan coba-coba.

Selama 18 tahun sudah mereka menjalani pernikahan. Namun, tak sedikit pun perangai Medi menunjukkan perubahan. Kehidupan Mumun malah makin parah. Hutang di mana-mana, karena Medi sering meminjam uang untuk beli minuman. Terpaksa, usai melahirkan, demi bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan anak, Mumun mulai terjun bekerja membantu orangtuanya berjualan di pasar.

Bukannya prihatin melihat istri mengasuh anak sambil bekerja, justru kelakuan Medi malah makin parah. Kecanduannya pada alkohol tidak bisa dicegah. Penyakit doyan minum alkohol Medi sudah akut. Katanya, kalau tidak minum sehari saja pahang alias suka pusing. Matanya juga sudah mulai rabun gara-gara doyan minum.

“Gimana enggak rabun, minuman apa saja ditenggak. Yang penting ada kadar alkoholnya. Alkohol buat luka saja diembat saking enggak tahan, gila kan?” keluhnya dengan nada kesal.

Gara-gara penyakit rabun Medi yang semakin parah. Mungkin efek dari minuman obat luka yang ditenggaknya. Sedikit demi sedikit, Medi mulai menunjukkan perubahan. Medi tidak berkutik, karena sudah tidak bisa melihat dengan sempurna dan berjalan tegak. Medi pun kini kerjaannya hanya bisa menemani Mumun yang mulai menjalankan wirausahanya dari modal yang dikumpulkan hasil membantu orangtua berjualan.

“Mas Medi mulai sadar, hanya belum bisa total berhenti minum. Tapi, sekarang sudah agak berkurang kok. Ya, doain saja,” pintanya. Pasti saya doakan. Mudah-mudahan, kehidupannya lebih baik dan Mas Medi bisa total berhenti minum. Amin. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Love Story Desember
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jelang Libur Akhir Tahun, Pesanan Kamar Hotel di Anyer Capai 50 Persen

Next Post

630 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir

Related Posts

Love Story
Umum

Love Story: Dulu Dicampakan, Sekarang Penasaran

by Redaksi
Sabtu, 31 Desember 2016 11:02

BAGI kaum laki-laki sebaiknya berpikir ulang sebelum memutuskan sesuatu. Apalagi, menyangkut masa depan dalam memilih pasangan hidup. Jangan sampai salah...

Read moreDetails

Love Story: Istri Lusuh, Suami Abai

Love Story: Awalnya Empati, Lama-lama Jatuh Hati

Love Story: Astaga, Mimpi Kok Jadi Istri Tetangga

Love Story: Obral Janji, Padahal Habis Manis Sepah Dibuang

Love Story: Demi Cinta, Kesal tapi Setia

Love Story: Tergoda Harta, Mantan Jadi Kelinci Percobaan

Love Story: Tega, Kakak Merebut Cintaku

Love Story: Dimadu Ogah, Ya Sudah Selingkuh Saja

Love Story: Makin Kaya Makin Perhitungan

Next Post
630 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir

630 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terendam Banjir

Banjir di Pandeglang Meluas, Enam Kecamatan Terendam

Banjir di Pandeglang Meluas, Enam Kecamatan Terendam

Kerugian Akibat Longsor di Cilograng Capai Rp500 Juta

Kerugian Akibat Longsor di Cilograng Capai Rp500 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Ketika Kejatuhan Dirayakan

Kamis, 4 Juni 2026 07:53
Pemberhantian sekda cilegon

Sidang Gugatan Pemberhentian Sekda Cilegon Masuki Tahap Kesimpulan

Kamis, 4 Juni 2026 07:47
Kekerasan anak kabupaten serang

Selama 2026, Komnas PA Kabupaten Serang Tangani 49 Kasus Kekerasan Anak

Kamis, 4 Juni 2026 07:38
Korupsi pdam lebak

Kasus Korupsi PDAM Lebak, Dua Terdakwa Divonis Penjara, Dua  Lainnya Bebas

Kamis, 4 Juni 2026 07:14
Hunian 80 M di BSD City

Sinar Mas Land dan Hongkong Land Luncurkan Island Villa, Hunian Ultra-Luxury Mulai Rp80 Miliar di BSD City

Kamis, 4 Juni 2026 07:03
Ppdb kabupaten serang

Ribuan Lulusan SD di Kabupaten Serang Tak Tertampung di SMP Negeri

Kamis, 4 Juni 2026 06:48
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Ketika Kejatuhan Dirayakan

Kamis, 4 Juni 2026 07:53
Pemberhantian sekda cilegon

Sidang Gugatan Pemberhentian Sekda Cilegon Masuki Tahap Kesimpulan

Kamis, 4 Juni 2026 07:47
Kekerasan anak kabupaten serang

Selama 2026, Komnas PA Kabupaten Serang Tangani 49 Kasus Kekerasan Anak

Kamis, 4 Juni 2026 07:38
Korupsi pdam lebak

Kasus Korupsi PDAM Lebak, Dua Terdakwa Divonis Penjara, Dua  Lainnya Bebas

Kamis, 4 Juni 2026 07:14
Hunian 80 M di BSD City

Sinar Mas Land dan Hongkong Land Luncurkan Island Villa, Hunian Ultra-Luxury Mulai Rp80 Miliar di BSD City

Kamis, 4 Juni 2026 07:03
Ppdb kabupaten serang

Ribuan Lulusan SD di Kabupaten Serang Tak Tertampung di SMP Negeri

Kamis, 4 Juni 2026 06:48

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Ketika Kejatuhan Dirayakan

by Mashudi
Kamis, 4 Juni 2026 07:53

Hari ini seseorang bisa dipuji. Besok dikritik. Lusa dicemooh. Minggu depan mungkin sudah dilupakan. Hari ini menjadi bintang. Wawancaranya dicari-cari....

Pemberhantian sekda cilegon

Sidang Gugatan Pemberhentian Sekda Cilegon Masuki Tahap Kesimpulan

by Fahmi
Kamis, 4 Juni 2026 07:47

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sidang gugatan pemberhentian mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin, terhadap Wali Kota Cilegon Robinsar memasuki...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak