slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Travel Pariwisata

Menjelajah Empat Desa Wisata Suku Sasak di Sekitar Mandalika

Redaksi by Redaksi
11-12-2016 12:03:31
in Pariwisata, Travel
Menjelajah Empat Desa Wisata Suku Sasak di Sekitar Mandalika
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LOMBOK – Jika kali kesekian berkunjung ke Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), cobalah tidak sekadar menikmati keindahan alam tapi juga budaya masyarakatnya. Caranya, berkunjung ke satu dari empat desa wisata Suku Sasak yang tidak jauh dari Mandalika.
 
Berikut empat desa wisata Suku Sasak yang layak dikunjungi, dan dijamin membuat Anda betah berlama-lama di dalamnya.
 
Kampung Ende

Terletak di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, atau sekitar 20 menit berkedara dari Bandara Internasional Lombok. Ada 30 rumah adat di kampung ini. Pengunjung bisa memasuki salah satunya, seraya mendengarkan tour guide memberi penjelasan.
 
Rumah Suku Sasak terdiri dari dua ruangan. Ruang pertama, bersatu dengan dapur, untuk anggota keluarga wanita. Ruang lain untuk anggota keluarga pria. Atap rumah terbuat dari rumbia khas rumah Suku Sasak.
 
Daya tarik Kampung Ende adalah rumah adat bernama Bale Tani. Lantai rumah terbuat dari kotoran sapi atau kerbau yang dicampur tanah liat. Kotoran kedua bintang itu berfungsi sebagai perekat tanah liat, pengganti semen.
 
Sebulan sekali lantai dipoles lagi dengan kotoran ternak. Jika tidak, tanah liat akan terkikis dan lantai berdebu saat kemarau.
 
Dusun Sade
 
Ini yang paling populer, karena banyak diulas wisatawan dalam dan luar negeri di berbagai situs. Dibanding di Kampung Ende, Dusun Sade menawarkan pengalaman unik kepada wisatawan, yaitu berbaur dengan kehidupan sehari-hari Suku Sasak — masyarakat asli Pulau Lombok.
 
Dusun Sade seluas enam hektar dan dihuni 152 kepala keluarga (KK). Hampir seluruh warga di kampung ini memiliki hubungan darah antarsepupu.
 
Seluruh desa sedemikian bersih, dan rumah-rumah tertata rapi. Sebagian besar warga berprofesi sebagai pengrajin tenun ikat khas Lombok dan cideramata.
 
Di dusun ini wisatawan bisa menyaksikan proses pembuatan kain tenun ikat khas Lombok. Mulai dari pemintalan benang, sampai penenunan dengan alat tenun bukan mesin (ATBM).
 
Dusun Sade terletak di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, atau di tepi jalan raja Mataram-Lombok Selatan. Konon, desa ini telah berusia 600 tahun, tapi tidak ada bukti arkeologis yang menegaskannya.
 
Desa Tetebatu
 
Berwisata ke Gunung Rinjani tidak akan sempurna sebelum singgah di Desa Tetebaru, Kecamatan Sikut, Kabupaten Lombok timur. Desa wisata yang satu ini relatif berbeda, karena menyajikan suasana persawahan dan pegunungan.
 
Adalah pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang menjadikan Desa Tetebatu sebagai desa wisata. Pertimbangannya, Desa Tetebatu punya daya tarik sebagai desa pertanian.
 
Desa Tetebatu terletak di selatan kaki Gunung Rinjani, di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut (mdpl). Udara sekujur desa sejuk dan bebas polusi.
 
Pengunjung bisa menjelajah Desa Tetebaru dengan trekking, atau berkunjung ke Air Terjun Ulem-ulem dengan ketinggian 10 meter, atau leyeh-leyeh di taman wisata. Pesona Air Terjun Ulem-ulem bukan pada ketinggian, tapi kolam air di bawahnya yang luas dan dijadikan tempat berenang.
 
Desa Sukarara
 
Terletak di Kecamatan Jonggot, Lombok Tengah, Desa Sukarara adalah permukiman masyarakat penenun kain khas Lombok. Desa terletak 25 kilometer dari Mataram, dan berada di luar jalan negara. Jika berkunjung ke desa ini sebaiknya menggunakan kendaraan sewaan.
 
Desa Sukarara terbagi ke dalam dua dusun; Belong Lauk dan Belong Daye. Jadi, ini desa kecil, panorama sekujur desa sangat menarik.
 
Yang menarik adalah ada kewajiban khusus bagi wanita di desa ini, yaitu harus bisa menenun atau, dalam bahasa Suku Sasak, nyesek. Kewajiban bisa menenun adalah syarat bagi wanita untuk bisa menikah.
 
Tidak ada yang tahu sejak kapan keharusan itu dimulai. Para tetua desa mengatakan keharusan itu adalah hukum turun-temurun bagi perempuan Desa Sukarara.
 
Hasil tenun khas Desa Sukarara adalah sarung songket, yang biasa digunakan untuk upacara adat pesat besar atau begawe beleq. Kini, di sekujur desa terdapat banyak toko yang menjual hasil tenun kepada wisatawan.
 
Pengunjung tidak hanya dilayani untuk membeli, tapi juga sekadar melihat proses penenunan. Wanita penenun, dengan pakaian khas lambung, akan selalu tersenyum menyambut tamu. Ciri khas lain tenunan Desa Sukarara adalah menggunakan benang emas.
 
Empat desa wisata ini adalah daya tarik lain pariwisata NTB. Keempatnya dipastikan akan kebanjiran pengunjung, setelah kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata Mandalika terbangun.
 
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya terus mendesak pengelola KEK Mandalika melakukan percepatan pembangunan kawasan, agar invesetor datang membangun amenitas. KEK Mandalika adalah satu dari 10 Top Destinasi Prioritas, yang diproyeksikan mendukung target 20 juta wisman tahun 2019. (ADVERTORIAL/Kemenpar RI)

Baca Juga :

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen

Cisadane sebagai Top 125 Event Nasional

Tanjung Lesung Promosikan Wisata Pandeglang di Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025

Festival Seni Multatuli Tidak Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar RI

Tags: Kementerian Pariwisata
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ayo! Jelajahi Desa-desa Wisata Sekitar Candi Borobudur

Next Post

Jalan Menuju Pantai Anyer Padat Merayap

Related Posts

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen
Ekonomi

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen

by Aas Arbi
Jumat, 20 Maret 2026 16:02

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan berbagai paket wisata untuk menyambut libur Idul Fitri 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat...

Read moreDetails

Cisadane sebagai Top 125 Event Nasional

Tanjung Lesung Promosikan Wisata Pandeglang di Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025

Festival Seni Multatuli Tidak Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar RI

Dinas Pariwisata Banten Targetkan 22 Juta Kunjungan Wisatawan di Tahun 2025

Indahhya Wisata Lerang Cibolang di Lebak, Favorit Wisata Keluarga di Lebak

Jumlah Petani di Kabupaten Serang Terus Berkurang, Ada Apa?

Ikan Mas Sinyonya, Ikan Peninggalan Purbakala yang Hampir Punah di Pandeglang

Punya Pantai Terpanjang di Banten, Investor Bonafit Belum Lirik Sektor Pariwisata di Pandeglang

Diskusi Pariwisata Sambil Berlayar di Selat Sunda

Next Post
Jalan Menuju Pantai Anyer Padat Merayap

Jalan Menuju Pantai Anyer Padat Merayap

Berwisata ke Morotai, Sempatkan Mencicipi Kulinernya

Berwisata ke Morotai, Sempatkan Mencicipi Kulinernya

Dive Site World War II Wrecks, Wisata Selam Paling Populer di Morotai

Dive Site World War II Wrecks, Wisata Selam Paling Populer di Morotai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

Selasa, 28 April 2026 19:40
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 April 2026 18:28
Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Selasa, 28 April 2026 18:09
DPMPD Kabupaten Tangerang Perkuat Sistem Informasi Keuangan Desa

DPMPD Kabupaten Tangerang Perkuat Sistem Informasi Keuangan Desa

Selasa, 28 April 2026 18:03
Bupati Tangerang Apresiasi Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tanjung Kait Mauk

Bupati Tangerang Apresiasi Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tanjung Kait Mauk

Selasa, 28 April 2026 17:59
RSDP Serang Akan Tambah Tempat Tidur

RSDP Serang Akan Tambah Tempat Tidur

Selasa, 28 April 2026 17:34
RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

Selasa, 28 April 2026 19:40
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 April 2026 18:28
Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Dinilai Tidak Transparan Gunakan Dana Desa Rp14 Juta, Pelatihan KDMP di Pandeglang Ricuh

Selasa, 28 April 2026 18:09
DPMPD Kabupaten Tangerang Perkuat Sistem Informasi Keuangan Desa

DPMPD Kabupaten Tangerang Perkuat Sistem Informasi Keuangan Desa

Selasa, 28 April 2026 18:03
Bupati Tangerang Apresiasi Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tanjung Kait Mauk

Bupati Tangerang Apresiasi Baksos Kesehatan Gratis Satrad 401 Tanjung Kait Mauk

Selasa, 28 April 2026 17:59
RSDP Serang Akan Tambah Tempat Tidur

RSDP Serang Akan Tambah Tempat Tidur

Selasa, 28 April 2026 17:34

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

RUPST bank bjb Sepakat Tebar Dividen sebesar Rp 900 miliar

by Redaksi
Selasa, 28 April 2026 19:40

BANDUNG – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)...

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

by AdityaRamadhan
Selasa, 28 April 2026 18:28

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID  – PT Pertamina (Persero) mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan dan kemandirian energi nasional melalui...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak