PANDEGLANG – Bupati Irna Narulita mengunjungi dua anak penderita penyakit kronis, yaitu Riska (16) dan Firman (12), warga Kampung Cikole, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Saketi, Selasa (10/1). Orang nomor satu di Kabupaten Pandeglang ini berjanji akan merujuk keduanya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. “Seluruh biaya pengobatan dan operasi akan ditanggung oleh jaminan kesehatan. Sedangkan untuk biaya pendampingan selama di sana (RSCM-red), insya Allah akan kami (Pemkab-red) bantu,” kata Irna usai kunjungan, kemarin.
Riska adalah anak yang mengidap penyakit tumor pembuluh darah, sedangkan Firman mengidap penyakit distrofi muskular progresif (DMP) atau penyakit yang melemahkan otot anak-anak.
Selain itu, Irna juga berjanji, akan membantu biaya pendidikan bagi keduanya. Tujuannya, agar sudah sembuh bisa langsung masuk ke sekolah dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi masa depan keduanya. “Riska harus mendapatkan pendidikan yang layak. Nanti setelah dirawat di RSCM, Riska harus sekolah lagi. Nanti Ibu (Irna menyebut dirinya-red) akan ikut membantu agar bisa sekolah,” katanya.
Irna menyarankan kepada instansi terkait agar segera membawa Firman ke fisioterapi secara berkesinambungan. Itu penting dilakukan, agar penyakit yang diderita Firman bisa segera sembuh. “Ini kan kendalanya pada ototnya, jadi harus digerakkan biar enggak lemah lagi. Jadi Firman ini harus segera diobati jangan sampai dibiarkan. Ibu juga sudah instruksikan ke Dinkes dan pihak RSUD agar Firman ini dibawa ke fisioterapi,” ujarnya.
Sementara Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang, Firman mengaku siap melaksanakan instruksi Bupati agar kedua pasien itu bisa dirawat di RSCM. “Kami akan fasilitasi semuanya. Mulai dari operasional, biaya pengobatan, dan perawatan, sesuai apa yang diintruksikan Ibu Bupati. Mudah-mudahan keduanya bisa segera dirawat, agar penyakitnya cepat sembuh,” katanya.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cikole Marfuah menjelaskan, penyakit yang diderita oleh dua anak tersebut besar kemungkinan karena faktor keturunan. Meski demikian, dia mengaku akan membantu keduanya dalam melakukan pengobatan. “Ini bisa dikatakan sebagai penyakit turunan. Jadi, untuk proses penyembuhannya harus dilakukan terapi,” katanya. (Adib F/Radar Banten)









