slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Siti Aisyah: Saya Baik-baik Saja di Tahanan

Redaksi by Redaksi
27-02-2017 12:36:54
in Berita Utama, Featured, Umum
Siti Aisyah: Saya Baik-baik Saja di Tahanan

DIKUNJUNGI TETANGGA: Rumah Siti Aisyah di Kampung Ranca Sumur, Pabuaran, Kabupaten Serang, terlihat ramai, Jumat (17/2). FOTO: IMAM HUSEIN/JAWA POS/JPG

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CYBERJAYA – Siti Aisyah (25) terlihat sehat saat menemui perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dan tim pengacara di Balai Polis Cyberjaya, Malaysia, Sabtu (25/2). Aisyah juga sempat menangis karena bisa bertemu dengan tim dari KBRI. Hal tersebut disampaikan oleh Kuasa Urusan Ad Interim (KUAI) KBRI Kuala Lumpur Andreano Erwin sesaat setelah bertemu dengan Aisyah. Menurut Andreano, secara fisik Aisyah terlihat sehat.

“Dia bisa menjawab segala sesuatu yang kami tanyakan dengan baik. Kami juga tidak melihat secara fisik apakah yang bersangkutan terpengaruh (VX Nerve Agent) atau tidak,” kata Andreano kepada wartawan.

Baca Juga :

Siti Aisyah: Salam Sayang untuk Anakku

Hadapi Sidang Ketiga, Siti Aisyah Minta Doa dari Keluarga

Bunuh Kim Jong-nam, Siti Aisyah Mengira Hanya ‘Prank’

Pemerintah Harus Total Bebaskan Siti Aisyah

Dari 30 menit waktu yang diberikan polisi, Andreano mengatakan pihaknya betul-betul memanfaatkan momen itu. Selain bertanya mengenai kondisi Aisyah, perwakilan Indonesia juga melakukan serangkaian pengecekan untuk memastikan apakah yang mereka temui betul Aisyah. Secara fisik, kata Andreano, Aisyah yang mereka temui memang betul Aisyah yang ada di paspor.

Data biometrik Aisyah pun direkam untuk selanjutnya dicocokkan. Andreano mengatakan bahwa hal tersebut krusial dilakukan. Yakni, untuk menentukan apakah paspor yang digunakan adalah paspor asli. Kedua, apakah antara paspor dan pemegangnya adalah orang yang sama. Data yang sudah direkam tersebut langsung dikirim ke Jakarta untuk diverifikasi dan dicocokkan dengan data yang dimiliki Imigrasi.

“Hasilnya, dari data paspor lama, paspor sekarang, dan data yang diambil tadi, ditemukan kemiripan yang sangat tinggi. Dan bisa dipastikan bahwa itu orang yang sama,” katanya.

Aisyah juga menyampaikan pesan untuk keluarganya di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Andreano mengatakan, Aisyah berpesan agar keluarganya menjaga kesehatan. “Untuk Abah sama ibunya, jaga kesehatan. Jangan sakit. Saya sehat-sehat saja di sini,” tutur Andreano menirukan perkataan Aisyah. Keluarga memang punya hak untuk bertemu dengan Aisyah dan KBRI pun jika diperlukan akan membantu keluarga untuk bertemu dengan Aisyah.

Pada kesempatan yang sama, kata Andreano, Aisyah juga menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Menurut Andreano, Aisyah mengaku bahwa dia sama sekali tidak tahu apa yang dilakukannya itu merupakan bagian dari aksi pembunuhan. Dia juga tidak tahu bahwa cairan seperti baby oil yang digunakannya adalah racun yang disebut-sebut sebagai VX Nerve Agent. “Dia tidak tahu apa yang terjadi setelahnya. Dia hanya mengatakan bahwa seseorang menyuruhnya untuk melakukan itu,” katanya.

Dia hanya tahu bahwa dia melakukan itu untuk reality show di televisi dan dibayar RM400 atau sekitar Rp1,2 juta. Ditanya mengenai orang yang telah menyuruhnya melakukan aksi tersebut, Aisyah menyebut nama yang sangat umum. “James dan Chang. Dia tidak tahu nama asli orang tersebut. Dia juga tidak tahu orang itu warga negara mana. Seperti Jepang atau Korea. Tidak pasti,” ucapnya.

Terkait dengan langkah yang akan diambil selanjutnya, Andreano menjelaskan bahwa pihaknya akan menunggu proses yang akan dilakukan kepolisian Malaysia dalam penyelidikan kasus tersebut. Nasib Aisyah baru akan bisa dipastikan setelah masa tahanannya selesai pada 1 Maret mendatang. “Pada tanggal terakhir itu, pihak kepolisian semestinya akan menyampaikan tuntutan atau membebaskan yang bersangkutan apabila bukti-bukti menyatakan sebaliknya,” tuturnya.

Soal pasal yang akan dikenakan pada Aisyah, Andreano menuturkan, sejauh ini belum ada pembicaraan ke arah sana. Menurutnya, pengacara yang akan menanganinya. “Saya rasa minggu depan kita mungkin bisa mengetahui charge apa yang akan dikenakan jika memang dia bersalah. Atau sebaliknya, jika tidak bersalah, dia akan bebas,” terangnya.

Meninggal dalam 15-20 Menit

Sementara itu, racun VX yang diduga dipakai Aisyah untuk membunuh Kim Jong-nam disebut-sebut seribu kali lebih mematikan ketimbang sianida. Menteri Kesehatan Malaysia Subramaniam Sathasivam mengatakan bahwa tidak butuh waktu lama untuk racun tersebut bereaksi dengan tubuh. Dengan dosis tertentu, racun tersebut bisa mematikan seseorang dalam hitungan menit. Untuk kasus Kim Jong-nam, Subramaniam mengatakan bahwa sejak memapar tubuh hingga akhirnya menewaskan Kim Jong-nam hanya butuh waktu 15-20 menit.

“Reaksinya sudah terlihat di awal. Dia sempat pingsan di klinik dan akhirnya meninggal di ambulans menuju rumah sakit,” ungkap Subramaniam kepada wartawan di Institut Pengaturan Kesihatan, Kuala Lumpur, Malaysia, kemarin (26/2).

Subramaniam percaya bahwa racun yang memapar tubuh Jong-nam punya dosis yang cukup tinggi. Hanya butuh sepuluh miligram VX untuk bisa membunuh. Jika melihat reaksi racun tersebut hingga akhirnya membuat kakak (beda ibu) pemimpin tertinggi Korea Utara Kong Jong-un itu tewas, Subramaniam yakin jumlah racun yang terserap tubuh lebih dari sepuluh miligram. Meresap melalui kulit dan bereaksi dengan begitu cepat. Beberapa menit saja sudah menimbulkan gejala.

“Dengan dosis yang sangat tinggi, reaksinya pun akan sangat cepat ke seluruh tubuh. Ke jantung, paru-paru, dan yang lainnya. Dan sangat menyakitkan,” terang Subramaniam.

Reaksi terhadap racun pun dialami Siti Aisyah tertuduh dalam kasus pembunuhan tersebut. Menurut Kepala Polisi Selangor Datuk Abdul Samah Mat, Aisyah mengaku sempat muntah di dalam taksi saat dia meninggalkan bandara setelah bereaksi. Namun, saat ini, kondisinya baik-baik saja. Menurut Abdul, butuh lebih banyak tes lagi untuk bisa memastikan apakah Aisyah dan Doan Thi Huong diberi penawar agar racun tersebut tidak membunuh mereka.

Dengan efek yang begitu mematikan, Kementerian Kesehatan Malaysia, pihak kepolisian, dan pihak bandara melakukan pemeriksaan di beberapa lokasi di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) 2 yang menjadi tempat kejadian. Puluhan petugas mengenakan pakaian hazmat (hazardous material) terlihat berada di area bandara untuk menemukan jejak VX. (JPG/Radar Banten)

Tags: Korea Utara
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

WH-Andika Berpeluang Besar Merealisasikan Janji Kampanye

Next Post

Waduh! Warga Miskin di Ibukota Banten Terus Meningkat Sejak 2014

Related Posts

Siti Aisyah: Salam Sayang untuk Anakku
Berita Utama

Siti Aisyah: Salam Sayang untuk Anakku

by Redaksi
Rabu, 31 Mei 2017 10:26

JAKARTA - Terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong-nam, abang tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Siti Aisyah (25) kembali menjalani persidangan,...

Read moreDetails

Hadapi Sidang Ketiga, Siti Aisyah Minta Doa dari Keluarga

Bunuh Kim Jong-nam, Siti Aisyah Mengira Hanya ‘Prank’

Pemerintah Harus Total Bebaskan Siti Aisyah

Siti Aisyah Didakwa Pembunuhan dengan Persekongkolan

Warga Kampung Doakan Keselamatan Siti Asiyah

Ingin ke Malaysia, Orangtua Siti Aisyah Buat Paspor

Bupati Serang Surati KBRI di Malaysia

Siti Aisyah Terancam Dihukum Gantung

Ketua MPR-RI Angkat Bicara Soal Kasus Siti Aisyah

Next Post
Gepeng & Anjal Marak, Kadinsos Kota Serang Salahkan Masyarakat Pemberi

Waduh! Warga Miskin di Ibukota Banten Terus Meningkat Sejak 2014

Pemkab Serang Anggarkan Rp1,2 M untuk MTQ XIV Banten

Pemkab Serang Anggarkan Rp1,2 M untuk MTQ XIV Banten

Apartemen Loftvilles City: Kawasan Superblok yang dibanderol Rp200 Jutaan

Apartemen Loftvilles City: Kawasan Superblok yang dibanderol Rp200 Jutaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Vandalisme di Situ Tigaraksa, Camat: Fasilitas Umum Jangan Dirusak

Vandalisme di Situ Tigaraksa, Camat: Fasilitas Umum Jangan Dirusak

Senin, 11 Mei 2026 10:11
Pengeroyokan Pelajar SMP di Ciruas Berakhir Damai

Pengeroyokan Pelajar SMP di Ciruas Berakhir Damai

Senin, 11 Mei 2026 10:01
Persija vs Persib Rampung, Suporter Konvoi Bawa Sajam, Seorang Orang Dikeroyok

Persija vs Persib Rampung, Suporter Konvoi Bawa Sajam, Seorang Orang Dikeroyok

Senin, 11 Mei 2026 09:32
Pemkab Lebak Ajak Generasi Muda Perkuat Nilai Pancasila

Pemkab Lebak Ajak Generasi Muda Perkuat Nilai Pancasila

Senin, 11 Mei 2026 09:14
Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

Senin, 11 Mei 2026 08:31
Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Senin, 11 Mei 2026 08:10
Vandalisme di Situ Tigaraksa, Camat: Fasilitas Umum Jangan Dirusak

Vandalisme di Situ Tigaraksa, Camat: Fasilitas Umum Jangan Dirusak

Senin, 11 Mei 2026 10:11
Pengeroyokan Pelajar SMP di Ciruas Berakhir Damai

Pengeroyokan Pelajar SMP di Ciruas Berakhir Damai

Senin, 11 Mei 2026 10:01
Persija vs Persib Rampung, Suporter Konvoi Bawa Sajam, Seorang Orang Dikeroyok

Persija vs Persib Rampung, Suporter Konvoi Bawa Sajam, Seorang Orang Dikeroyok

Senin, 11 Mei 2026 09:32
Pemkab Lebak Ajak Generasi Muda Perkuat Nilai Pancasila

Pemkab Lebak Ajak Generasi Muda Perkuat Nilai Pancasila

Senin, 11 Mei 2026 09:14
Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

Polsek Pakuhaji Bongkar Peredaran Tramadol dan Pil Dobel Y

Senin, 11 Mei 2026 08:31
Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Polda Banten Tidak Alergi Dikritik

Senin, 11 Mei 2026 08:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Vandalisme di Situ Tigaraksa, Camat: Fasilitas Umum Jangan Dirusak

Vandalisme di Situ Tigaraksa, Camat: Fasilitas Umum Jangan Dirusak

by Mulyadi
Senin, 11 Mei 2026 10:11

Potongan gambar aksi vandalisme di papan informasi Situ Tigaraksa. Tindakan ini diduga dilakukan oleh sekelompok suporter sepak bola.

Pengeroyokan Pelajar SMP di Ciruas Berakhir Damai

Pengeroyokan Pelajar SMP di Ciruas Berakhir Damai

by Fahmi
Senin, 11 Mei 2026 10:01

Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady, menjelaskan perdamaian dalam kasus pengeroyokan pelajar SMP.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak