slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Featured

Surga di Ujung Sulawesi Selatan

Redaksi by Redaksi
02-03-2017 11:23:10
in Featured, Style, Travel, Zetizen
Surga di Ujung Sulawesi Selatan
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

NGGAK diragukan lagi, Indonesia memiliki berbagai tempat wisata pantai yang patut dieksplorasi. Salah satu pesona alam terbaiknya ada di ujung selatan Sulawesi, yakni di Desa Bira, Sulawesi Selatan. Keberangkatan first flight dari Surabaya berhasil mengantar kru Zetizen mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 08.00.

Di sana kemampuan tawar-menawar kami dengan para sopir taksi benar-benar diuji. Sebab, untuk menuju Bulukumba, kami membutuhkan perjalanan darat selama lima jam. Untung, tim Zetizen berhasil mendapatkan harga Rp 1,5 juta untuk sewa selama tiga hari.
Setelah itu, kami langsung melanjutkan perjalanan ke Bulukumba dengan memilih jalur selatan. Sebab, waktu tempuh yang cukup lama justru membosankan dan melelahkan. Namun, jalur tersebut malah terasa worth it. Sebab, di sepanjang perjalanan, banyak pemandangan sawah dan laut yang dapat menyegarkan mata.

Baca Juga :

Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri Tangerang

Begini Cara Seru Hemat, Agar Kondisi Finansial Tetap Sehat

BRI Meriahkan Campus Fest 2026 di Graha Pena Ballroom Radar Banten

Honda Banten Gelar Edukasi Safety Riding, Tekankan Budaya #Cari_Aman di Kalangan Pelajar

Kabupaten Gowa

Memasuki 30 menit perjalanan dari Graha Pena Makassar, kami sampai di Kabupaten Gowa setelah melewati Kota Limbung. Nggak jauh beda dengan Kota Makassar, Kota Limbung cukup ramai. Namun, saat kami melewati jalur utama, nggak ada kesan macet atau ramai selama perjalanan. Nggak terasa, waktu menunjukkan pukul 10.00. Kru Zetizen pun mulai masuk ke bagian pesisir, daerah paling selatan Kabupaten Takalar. Di sana makin jarang terlihat rumah penduduk.

Meski begitu, di sana mulai tampak beberapa rumah penduduk dengan desain rumah panggung. Pemandangan sawah luas dan pegunungan menjadi pembuka yang memanjakan mata. Jalurnya pun nggak terlalu ramai meski memasuki weekend. Jadi, nggak ada salahnya menepi dan meng-capture pemandangan itu.

Kabupaten Jeneponto

Sejam berlalu di Kabupaten Gowa dan Takalar. Kami pun tiba di Kabupaten Jeneponto. Di situ perjalanan mulai terasa melelahkan karena kami harus menempuh 70 km perjalanan. Untung, panjangnya perjalanan bisa tergantikan dengan suasana laut dan tambak garam di kanan jalan serta sawah di sebelah kiri. Maklum, Jeneponto emang terkenal sebagai penghasil garam di Sulawesi Selatan.

Karena perjalanan masih jauh dan jam makan siang telah tiba, kami langsung mendatangi warung coto kuda Turatea Belokallong yang cukup ramai di pinggiran jalan Kabupaten Jeneponto. Selain rempah-rempah, rasa gurih coto tersebut berasal dari susu sapi. Coto itu dibanderol dengan harga yang agak mahal, yakni Rp 30 ribu.

Kabupaten Bantaeng

Dua jam berlalu, kami makin excited mendaratkan kaki di Bulukumba saat memasuki Kabupaten Bantaeng. Yap, sebelum mulai menikmati pemandangan pantai di Bulukumba, ada Pantai Marina yang berpasir putih lengkap dengan joglonya di rest area Kabupaten Bantaeng. Cukup membayar Rp5 ribu per orang dan parkir mobil sekitar Rp3 ribu, Pantai Marina bisa mengembalikan semangatmu untuk menuju Bira.

Kabupaten Bulukumba

Nggak perlu menunggu lama, sekitar 40 menit perjalanan, kami sampai di Kota Bulukumba. Namun, untuk menuju Bira, kru Zetizen harus melewati 23 km lagi atau sejam perjalanan. Meski Bira cukup terpencil dan kami harus melewati hutan, jalan yang disediakan cukup bagus. Selanjutnya, ada Desa Darubiah yang menyambut kami dengan jajaran rangka kapal pinisi di pinggir Pantai Panrangluhu. Nggak perlu takut tersesat. Sebab, akses menuju ke sana hanya berupa satu jalur jalan besar.

Finally, perjalanan panjang terbayar setelah kami melewati Desa Darubiah dan sampai di Desa Bira. Untuk masuk menuju kawasan wisata Tanjung Bira, kamu cukup membayar Rp 15 ribu per orang dan Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat. Setelah masuk, deburan ombak Pantai Bira makin membuat kami tenang dan nyaman. Apalagi, kami menikmatinya bersama para penduduk yang super-ramah. Untuk urusan menginap, kami mendapatkan kamar sederhana seharga Rp 200 ribu.

Pesona Pulau Tunda

Sulawesi Selatan boleh jadi memiliki surga tersembunyi. Namun, jangan salah Sob, Banten juga memiliki spot keren. Salah satunya Pulau Tunda. Yaps, travelling saat ini menjadi tren bagi semua kalangan terutama bagi penghuni Instagram. Ini juga yang mendorong banyak destinasi wisata menjadi hits seketika dan didatangi orang. Tujuannya untuk berbagi spot seru.

Pulau Tunda ini Sob, ada di Laut Jawa, di bagian utara Teluk Banten. Pulau dengan luas sekira 300 hektare di Kabupaten Serang ini memiliki satu desa bernama Wargasari. Penduduknya sekira 3.000 orang. Jadi, bukan pulau kosong melompong, Sob.Walaupun banyak yang datang ke sini, destinasi wisata bahari ini masih terjaga kelestariannya kok. Perjalanan menuju pulau ini amat mudah. Perjalanan via darat bisa dilakukan dengan menuju Pelabuhan Karangantu, Kota Serang. Nah, dari Dermaga Karangantu, bisa menaiki kapal nelayan yang memang sering mengantarkan wisatawan ke Pulau Tunda. Atau bisa juga sih menggunakan angkutan KMP Tunda. Perjalanan dari Dermaga Karangantu menuju Pulau Tunda bisa memakan waktu dua jam, Sob.

Oh ya, KMP Tunda ini cuma ada pukul 13.00 WIB dari Karangantu ke Pulau Tunda. Sementara, jadwal KMP Tunda dari Pulau Tunda ke Dermaga Karangantu pukul 07.00 WIB. “Karena belum pernah jalan-jalan ke pulau, jadinya aku takut harus tidur di mana?” ujar Irnawati Sholihah saat ditemui di kampusnya IAIN SMH Banten.

Hmmm, Sobat Z nggak usah khawatir mengenai penginapan. Di sana ada vila dan rumah penduduk yang dijadikan homestay. “Sudah banyak penginapan berbasis homestay dengan fasilitas lumayan baik kok. Vila pun di sini sudah tersedia walau jumlahnya sedikit, tapi banyak juga wisatawan menginap dengan membawa hammock (alat tidur gantung-red),” tukas Adila, siswi SMAN 2 Kota Serang yang mengaku pernah mengunjungi Pulau Tunda.

Selain itu, banyak spot snorkeling di sana. “Yang bagus di Pulau Tunda itu di bagian barat atau timur. Di sana dapat melihat banyak biota laut,” ujar Uki, salah satu penduduk Pulau Tunda saat dihubungi via telepon.

Para wisatawan dapat melihat indahnya terumbu karang dan biota laut di perairan pulau ini. Bahkan, bila beruntung dapat melihat lumba-lumba berenang di tengah perairan terutama saat laut tenang.

Buat para Gen Z yang ingin mengunjungi tempat ini, sudah banyak tersedia layanan jasa travel dengan biaya yang cukup murah berkisar Rp350.000-Rp500.000 per orang. Harga tergantung fasilitas yang ditawarkan. Eits, ada baiknya berkunjung pada musim kemarau, sekira Mei sampai November. Soalnya bisa snorkeling dengan nyaman. (pew-fahmizetizen/zee)

Tags: PelajarRemajatravellingZetizen
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hati-hati, Jembatan Ciujung Membahayakan

Next Post

Love Story: Anak Dimanjakan, Istri Terlupakan

Related Posts

Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri Tangerang
Hukum

Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Kasus Mayat Pelajar di Kaliadem Sukadiri Tangerang

by Mulyadi
Senin, 13 April 2026 06:19

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Aparat Polresta Tangerang terus mengembang penyelidikan pada kasus penemuan mayat seorang pelajar di ujung muara Kaliadem,...

Read moreDetails

Begini Cara Seru Hemat, Agar Kondisi Finansial Tetap Sehat

BRI Meriahkan Campus Fest 2026 di Graha Pena Ballroom Radar Banten

Honda Banten Gelar Edukasi Safety Riding, Tekankan Budaya #Cari_Aman di Kalangan Pelajar

SMK Muhammadiyah 3 Tangsel Kunjungi Radar Banten, Bekali Diri Hadapi Dunia Kerja

PKBM Putri Tunggal Pandeglang Edukasi Peserta Paket B-C soal Cegah HIV/AIDS dan Bullying

56 Tim Futsal Bertanding di GOR Cikupa

Festival Film Banten 2025 Diikuti 185 Peserta

Soal Video Viral Murid di Pandeglang Seberangi Sungai, Disdikpora Sarankan Siswa Belajar dari Rumah

Dapur Makan Bergizi Gratis di Pandeglang Bertambah, Penerima Manfaat Capai Puluhan Ribu Siswa

Next Post
Love Story

Love Story: Anak Dimanjakan, Istri Terlupakan

Kawasaki Ninja Curian Dijual Rp10 Juta

Kawasaki Ninja Curian Dijual Rp10 Juta

Permasalahan Kemacetan yang Tak Berujung di Kota Serang

Permasalahan Kemacetan yang Tak Berujung di Kota Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

Jumat, 1 Mei 2026 19:15

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

Jumat, 1 Mei 2026 18:43

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Banten 2025, DPRD Beri 21 Catatan

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

Wacana Penghapusan Prodi Disorot, Akademisi: Kampus Bukan Pabrik Tenaga Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 17:45

Belum Lengkap, Kejari Lebak Kembalikan Berkas Perkara Wanita Sumpah Injak Alquran

Jumat, 1 Mei 2026 17:43

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

Jumat, 1 Mei 2026 19:15

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

Jumat, 1 Mei 2026 18:43

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Banten 2025, DPRD Beri 21 Catatan

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

Wacana Penghapusan Prodi Disorot, Akademisi: Kampus Bukan Pabrik Tenaga Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 17:45

Belum Lengkap, Kejari Lebak Kembalikan Berkas Perkara Wanita Sumpah Injak Alquran

Jumat, 1 Mei 2026 17:43

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 1 Mei 2026 19:15

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut mobil Kijang Innova yang dikemudikan Kepala DPMPTSP Pandeglang, Ahmad Mursidi,...

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 1 Mei 2026 18:43

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang segera melakukan pembahasan dengan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak