SERANG – Bus PO Murni Jaya A 7670 KC yang terbalik di Tol Tangerang-Merak KM 63, tepatnya di Kampung Nambo, Ciruas, Kabupaten Serang, diketahui memuat belasan penumpang, di antaranya tiga orang meninggal dunia, enam luka berat serta empat penumpang lainnya luka ringan. Korban meninggal dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara Kota Serang, sementara luka berat dan ringan dibawa ke RS Sari Asih.
“Korban meninggal dunia termasuk sopir, namun identitas sopir berikut dua korban lainnya belum kita ketahui,” ungkap anggota Korlantas Brigadir Ferry Mahputu saat ditemui di Markas PJR Induk Serang Timur, Sabtu (18/3).
Dijelaskannya, bus jurusan Labuan-Kalideres ini sebelum mengalami musibah diketahui meluncur cepat di lajur 2 dari arah Merak mengarah ke Tangerang. Setiba di lokasi kejadian, sopir bus tak bisa menguasi kemudi ketika kendaraan mengalami slip akibat jalanan diguyur hujan.
Kendaraan sarat penumpang ini oleng dan meluncur ke sisi kiri jalan. Sopir bus diduga berusaha menghentikan laju namun bus malah berbalik arah dan terjungkal dengan posisi akhir bagian roda berada di atas.
“Tercatat ada tiga orang dan satu diantaranya sopir meninggal dunia, sedangkan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka,” terang Ferry seraya mengatakan belum menerima data-data korban,
Ferry menambahkan, seluruh korban baik yang tewas ataupun yang luka-luka langsung dilarikan ke rumah sakit oleh personel patroli PT Marga Mandalasakti (MMS). Saat proses evakuasi korban ataupun kendaraan, petugas PJR Induk Serang Timur melakukan sistem buka tutup untuk menghindari kemacetan yang lebih parah.
“Kita gunakan sistem buka tutup untuk memperlancar proses evakuasi ataupun arus lalu lintas. Untuk penanganan kecelakaan, kita sudah serahkan kepada petugas Lakalantas Polda Banten,” ucapnya. (Ade F)








