RANGKASBITUNG – Bupati Iti Octavia Jayabaya meminta Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Lebak membantu mewujudkan program unggulan pemerintah daerah, yakni Lebak Cerdas, Lebak Sehat, dan Lebak Sejahtera.
Iti yakin, jika ketiga program unggulan terwujud pada 2019, Lebak akan keluar dari predikat sebagai daerah tertinggal. “Kehadiran ICMI akan menjadi spirit baru dalam percepatan pembangunan,” kata Iti ketika menghadiri pengukuhan pengurus ICMI Orda Lebak di aula Multatuli, Setda Lebak, Jumat (7/4).
Hadir dalam kegiatan tersebut, mantan calon Wakil Gubernur Banten Embay Mulya Syarief, Wakil Bupati Ade Sumardi, para cendekiawan muslim, dan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Lebak.
Menurut Iti, ide dan pemikiran dari pengurus ICMI dapat memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah. Apalagi, dalam organisasi tersebut berkumpul para cendekiawan yang bisa memberikan saran dan masukan kepada pemerintah. “Pembangunan tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif dari masyarakat, khususnya para cendekiawan muslim,” jelasnya.
Mantan anggota DPR RI ini mengatakan, kepengurusan ICMI Orda Lebak diisi oleh anak-anak muda yang memiliki semangat dan pemikiran visioner. Karenanya, cendekiawan muda akan mampu memberikan semangat perubahan di masyarakat. Mereka diharapkan tidak hanya memberikan saran dan masukan, tetapi juga langsung bekerja membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dan ketertinggalan di Bumi Multatuli. “Program ICMI sejalan dengan program pemerintah, yakni mewujudkan pendidikan dan kesehatan berkualitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Ketua ICMI Orda Kabupaten Lebak Usep Mujani mengatakan, ICMI Orda Lebak baru dibentuk dan yang terakhir di Provinsi Banten. Di kabupaten kota lain, ICMI sudah terbentuk sejak beberapa tahun lalu. Padahal, di Lebak ada Ketua ICMI Orwil Banten pertama, yakni Hasan Alaydrus. Walaupun dibentuk terakhir, ICMI Orda Lebak berkomitmen bisa menjadi yang terdepan dalam memberikan kontribusi terhadap pemerintah maupun masyarakat. “Kita akan bahu-membahu dalam membantu pemerintah merealisasikan Lebak Cerdas, Lebak Sehat, dan Lebak Sejahtera 2019,” tegasnya.
Usep mengungkapkan, semangat cendekiawan muda di Lebak diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan di daerah. Pengurus ICMI siap melakukan kajian dan dialog dengan pemerintah daerah dalam mencari solusi, terkait persoalan yang ada di Lebak. Misalnya, tentang persoalan kemiskinan dan ketertinggalan yang menjadi ikon Lebak dan Pandeglang. “ICMI sepakat, Lebak harus keluar dari predikat daerah tertinggal. Apalagi, Lebak memiliki potensi sumber daya alam (SDA-red) dan sumber daya manusia (SDM-red) yang melimpah,” terangnya.
Ketua ICMI Orwil Banten Agus Nizar Vidiansyah membenarkan, ICMI Orda Lebak merupakan yang terakhir dibentuk di Banten. Namun, kegiatan pengukuhan pengurus ICMI Orda Lebak paling megah dibandingkan kabupaten kota lain di Banten. Ini menjadi isyarat, Lebak memiliki potensi besar sehingga ke depan daerah ini bisa maju. “Pengurus ICMI Lebak diisi oleh cendekiawan muda potensial. Mereka akan menjadi motor penggerak pembangunan, sehingga Lebak bisa keluar dari predikat daerah tertinggal,” ungkapnya. (Mastur/Radar Banten)









