KARAWACI – Gadis 24 tahun, Evi Nur lina Br Manurung gegerkan warga Perumahan Benua Indah RT 04 RW 06, Kelurahan Pabuarantumpeng, Kecamatan Karawaci, yang baru saja selesai rapat bulanan, Sabtu (8/4) malam sekira pukul 21.00 WIB.
Evi ditemukan tak bernyawa dan tubuhnya menggantung. Ia habisi nyawa sendiri dengan cara gantung diri. Di sekitar tubuhnya ditemukan sepucuk surat dengan bahasa Inggris yang isinya tentang curahan hidupnya, cinta dan keluarga.
Kejadian ini awal diketahui ketika malam itu, seperti biasa, warga menggelar rapat. Kegiatan rapat juga digelar di jalan lingkungan perumahan yakni Jalan Batara Winsu. Sekira pukul 21.00 rapat pun usai. Tiba-tiba ada warga dari luar mencari saudaranya dan langsung menanyakan ke warga yang usai rapat itu.
Evi tinggal di perumahan itu di Blok 4 Nomor 25. Kebetulan saudara yang dicari tempat tinggalnya dekat. Namun warga dan saudara Evi tadi kaget saat membuka pintu Evi diketahui gantung diri.
Kontan warga langsung menghubungi kepolisian terdekat. Tidak berapa lama anggota Binamas, anggota SPK yang pimpin Panwas AKP Subari dan Kanit Reskrim Polsek Karawaci AKP Nurjaya mendatangi lokasi. Selanjutnya, mayat wanita berusia 24 tahun itu dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk diotopsi.
Kanit Reskrim Polsek Karawaci AKP Nurjaya mengatakan, korban tinggal seorang diri. Diduga korban bunuh diri dengan cara naik ke atas jok sepeda motor yang berada di dekat kamar. ”Kemudian dia mengikatkan kain di kayu kusen kamar dan leher korban,” katanya.
Kata dia, terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Selanjutnya akan diselidiki lebih lanjut untuk kasus ini.
Warga setempat mengetahui Evi baru tinggal tiga hari. Ia menempati rumah tantenya yakni Rohma Sitorus yang tinggal di Perumahan Bugel Indah. ”Jadi rencananya rumah itu mau dikontrakin,” kata Ketua RT 04 RW 06 Joko Sri Harsoyo.
Menurutnya, dengan kejadian itu warga sangat kaget. Karena usai rapat warga. Warga juga banyak membicarakan soal keamanan lingkungan. (Iwan S/Radar Banten)









