slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Sekam

Dari Pasar Senen ke Pasar Modal

Mashudi by Mashudi
25-05-2026 07:34:52
in Catatan Sekam
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Catatan Sekam

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Lukman Hakim. Saya belum lama mengenalnya. Belum sampai dua tahun.

Pertama kali kami bertemu pada Malam Apresiasi Satu Inspirasi yang digelar B-Universe, 25 Juli 2024.

Baca Juga :

Reformasi dan Suara Motor Kurir

Panas Tinggi Itu Ternyata Neuroblastoma

Petani Futuristik

Kehilangan Teman Naik Gunung

Malam itu saya datang sebagai undangan dari Disway.id. Sementara Lukman Hakim hadir sebagai sa­lah satu penerima penghargaan.

Ma­lam itu, juga dilakukan penandatanganan ker­ja sama antara Disway.id dan B-Universe un­tuk pengembangan bisnis media berja­ri­ngan. Kami duduk satu meja. Berbincang santai.

Dari obrolan ringan malam itu, ko­mu­nikasi kemudian terus berlanjut hing­ga sekarang. Ke­san pertama saya se­derhana. Lukman bukan tipe orang yang banyak bicara untuk terlihat hebat. Ca­ra bicaranya tenang. Tidak meledak-ledak. Tapi isi pikirannya terasa tertata.

Dirut Radar Banten Group, Mashudi (kanan) bersama Direktur dan Corporate Secretary PT Panca Budi Idaman Tbk, Lukman Hakim, didampingi Pemred Disway.id, Tribroto.

Belakangan saya tahu, perjalanan hidupnya juga tidak datang dari ruang yang nyaman.

Hari ini, Lukman Hakim adalah Direk­tur dan Corporate Secretary PT Panca Bu­di Idaman Tbk, perusahaan consumer packaging yang cukup dikenal di pasar mo­dal dengan kode saham PBID. Pa­sarnya luas. Dari pelaku UMKM makanan dan minuman, pedagang pasar tradi­sio­nal, hingga distributor ritel skala kecil.

Namun di balik posisi itu, Lukman ti­dak pernah menutupi cerita masa la­lunya. Ia tumbuh di kawasan Pasar Se­nen. Tinggal bersama orangtua yang mencari nafkah di sana. Kehidupan sederhana yang membuat pendidikan tinggi saat itu terasa seperti sesuatu yang jauh.

Bahkan, orangtuanya sempat ragu ke­tika Lukman ingin kuliah. Bukan ka­rena tidak mendukung. Tapi karena kon­disi ekonomi keluarga memang belum cukup baik.

Berang­kat dari situ, perjalanan karirnya perlahan naik. Dari anak Pasar Senen, masuk dunia kerja, lalu meniti karir di bidang keuangan.

Lukman sempat bekerja di perusahaan mul­tifinance sebelum bergabung dengan Panca Budi pada 2006. Karirnya terus bergerak. Dari Finance Manager, Deputy Director, hingga akhirnya dipercaya menjadi direktur sejak 2019.

La­tar belakang akademiknya juga kuat. Ia menempuh pendidikan mana­je­men keuangan dan sistem informasi. Se­telah menyelesaikan S1 Manajemen Keuangan, lalu melanjutkan S2 Ma­najemen Sistem Informasi dan Mana­jemen Keuangan.

Tidak berhenti di situ, ia juga meng­ambil sertifikasi Certified Securities Ana­lyst (CSA) dan Certified Risk Profes­sional (CRP). Mung­kin karena perjalanan hidupnya tidak mudah, Lukman terlihat sangat percaya pada pentingnya antisipasi.

Kalimat yang paling saya ingat darinya:

“Hope for the better, but prepare for the worst.”

Berharap yang terbaik. Tapi tetap ber­siap menghadapi kemungkinan terburuk. Cara berpikir seperti itu sangat terasa ketika ia berbicara tentang manajemen risiko.

Menurut Lukman, risk management bu­kan sekadar urusan direksi atau divisi tertentu. Tapi budaya yang harus hidup di semua level perusahaan.

“Everybody is risk manager,” katanya.

Ia mencontohkan bagaimana masyarakat Jepang hidup berdampingan dengan risiko gempa bumi. Mereka sadar anca­man selalu ada. Karena itu persiapan menjadi bagian dari budaya hidup.

Prinsip sederhana seperti “sedia pa­yung sebelum hujan”, menurutnya, justru sangat relevan dalam dunia bisnis.

Pandemi COVID-19 menjadi contoh nya­ta bagaimana risiko bisa berubah menjadi peluang.

Saat banyak sektor terpukul, kebutuhan consumer packaging justru meningkat ka­rena layanan online food delivery tum­buh sangat cepat.

“Pandemi mengajarkan kita melihat risiko sebagai peluang,” ujarnya.

Pan­dangan Lukman juga menarik ketika berbicara soal Artificial Intel­ligence (AI). Di tengah euforia teknologi, ia tetap me­lihat pentingnya sentuhan manusia.

Menurutnya, AI memang membantu mem­percepat proses pekerjaan. Tapi hasil akhirnya tetap membutuhkan sentuhan manusia. “AI perlu dukungan sumber daya manusia untuk mereview hasil pekerjaan,” katanya.

Karena pada akhirnya, keputusan-ke­putusan penting tetap membutuhkan per­­timbangan manusia. Terutama da­lam membaca risiko yang kompleks.

Di luar aktivitasnya sebagai direktur peru­sahaan publik, Lukman juga aktif menjadi pembicara di berbagai kampus. Membawakan materi corporate finance, risk management, ekonomi, bisnis, hing­ga pasar modal.

Dari beberapa kali perbincangan, sa­ya menangkap satu hal: Lukman tidak sedang bicara soal rasa takut menghadapi risiko. Tapi soal kesiapan menghadapi perubahan.

Sebab dalam dunia yang berubah sangat cepat seperti sekarang, kadang yang paling berbahaya bukan risiko itu sendiri.

Melainkan merasa semuanya akan selalu baik-baik saja. (*)

Tags: Catatan Sekam
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

SMP Islam Pariskian Kota Serang Bakal Mewisuda 76 Siswa Terbaik Tahun 2025/2026

Next Post

Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Related Posts

Momentum Gerakan Kurangi Plastik
Catatan Sekam

Reformasi dan Suara Motor Kurir

by Mashudi
Kamis, 21 Mei 2026 07:35

Tanggal 21 Mei 1998 selalu punya tempat sendiri dalam ingatan bangsa ini. Tanggal ketika Presiden Soeharto menyatakan berhenti sebagai presiden....

Read moreDetails

Panas Tinggi Itu Ternyata Neuroblastoma

Petani Futuristik

Kehilangan Teman Naik Gunung

Tunggakan yang Tidak Biasa

Si Kembar: Pendidikan dan Pengajaran

Yang Saya Dengar dari Timor Leste

Sangkanila dan Keberanian yang Menentukan

Kota Tumbuh, Masalah Ikut Tumbuh

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Next Post
Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Senin, 25 Mei 2026 07:45
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Dari Pasar Senen ke Pasar Modal

Senin, 25 Mei 2026 07:34
SMP Pariskian

SMP Islam Pariskian Kota Serang Bakal Mewisuda 76 Siswa Terbaik Tahun 2025/2026

Minggu, 24 Mei 2026 20:01

Jelang Muktamar XI PB Al-Khairiyah, Dukungan untuk Ali Mujahidin Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 17:19

Golkar Kabupaten Tangerang Luncurkan Program Beasiswa Yellow Scholarship

Minggu, 24 Mei 2026 17:09
Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Minggu, 24 Mei 2026 16:53
Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Senin, 25 Mei 2026 07:45
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Dari Pasar Senen ke Pasar Modal

Senin, 25 Mei 2026 07:34
SMP Pariskian

SMP Islam Pariskian Kota Serang Bakal Mewisuda 76 Siswa Terbaik Tahun 2025/2026

Minggu, 24 Mei 2026 20:01

Jelang Muktamar XI PB Al-Khairiyah, Dukungan untuk Ali Mujahidin Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 17:19

Golkar Kabupaten Tangerang Luncurkan Program Beasiswa Yellow Scholarship

Minggu, 24 Mei 2026 17:09
Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Minggu, 24 Mei 2026 16:53

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

Retaknya Ruang Aman Bagi Perempuan dan Anak

by Andre Adisas Putra
Senin, 25 Mei 2026 07:45

Oleh: Hendra Wirawan Rumah seharusnya menjadi ruang paling aman bagi perempuan dan anak. Namun rea­litas sosial mu­takhir justru memper­li­hat­kan para­doks...

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Dari Pasar Senen ke Pasar Modal

by Mashudi
Senin, 25 Mei 2026 07:34

Lukman Hakim. Saya belum lama mengenalnya. Belum sampai dua tahun. Pertama kali kami bertemu pada Malam Apresiasi Satu Inspirasi yang...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak