CILEGON – Petugas Trantib Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, merazia rumah-rumah kontrakan di Kelurahan Karang Asem dan Kalitimbang, Kamis (13/4). Dari razia kependudukan ini, puluhan muda-mudi tertangkap basah berada dalam beberapa ruangan. Di antaranya bahkan ada yang masih berstatus pelajar.
Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dan penghuni rumah kontrakan yang bukan pasangan suami-istri itu. Sejumlah wanita yang tidak berhasil melarikan diri hanya menangis saat digelandang oleh petugas menuju aula Kantor Kecamatan Cibeber.
Camat Cibeber Noviyogi Hermawan mengatakan, operasi yustisi kali ini menyasar pada rumah-rumah kontrakan di Lingkungan Kelurahan Karang Asem dan Kalitimbang.
“Ada anak sekolah yang sedang satu kamar dengan perempuan. Anak sekolahnya ada dua orang, semua pria. Mereka sudah kita minta untuk membuat surat pernyataan dan memanggil orangtuanya. Sedangkan yang lainnya pekerja di perusahaan dan ada wanita kerja di kafe,” ujarnya.
Kata Noviyogi, tujuan operasi yustisi untuk menertibkan identitas data kependudukan. “Kita ingin menyadarkan masyarakat, terutama warga pendatang untuk melaporkan tempat tinggal dan datanya seperti apa. Minimal lapor ke RT agar dapat dibuatkan surat domisili. Yang kita amankan rata-rata karena mereka tidak melapor dan tidak memiliki identitas,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)








