CILEGON – Persiapan menyambut arus mudik Lebaran 2017 tengah menjadi perhatian serius bagi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon. Belum lama ini, Dishub Cilegon telah menggelar rapat koordinasi bersama lintas organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Cilegon dan Polres Cilegon guna membahas persiapan tersebut.
“Persiapan arus mudik, kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan Polres, Satpol PP dan juga Dinas Kesehatan termasuk dengan Dinas Kominfo. Kita menghendaki adanya sebuah posko gabungan untuk melayani para pemudik,” ujar Kadishub Cilegon Andi Afandi saat ditemui di gelaran pemusnahan barang bukti operasi penyakit masyarakat yang dilaksanakan oleh Polres Cilegon, Rabu (24/5).
Dijelaskannya, penentuan titik berdirinya posko gabungan telah ditentukan oleh pihak Polres Cilegon. Ada 7 posko gabungan yang telah disepakati untuk mengawal kelancaran arus mudik. Di setiap posko tersebut, sambung Andi, siap menerima aduan yang menjadi persoalan bagi pemudik dan juga penanganan medis ringan.
“Tapi ada titik-titik yang akan kita tambahkan, tidak hanya 7 posko itu saja. Karena di Cilegon ini menjadi jalur lintasan menuju Sumatera yang juga menuju untuk ke kawasan wisata Pantai Anyar. Untuk mengantisipasi kemacetan,” ujarnya. Kata Andi, posko gabungan mulai efektif 10 hari menjelang hari raya Lebaran.
Diungkapkannya, persiapan menyambut arus mudik belum secara keseluruhan dibahas karena rapat koordinasi arus mudik tingkat Kota Cilegon belum digelar. “Kita sudah mulai dalami langkah-langkah itu semua. Dan nanti juga di awal Ramadan akan ada rapat koordinasi tingkat kota yang akan dipimpin oleh walikota,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









